Bupati dan Wabup Lombok Utara Terima Kunker Wantannas

Tanjung, Prokopim Setda KLU- Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng menerima kunjungan kerja (kunker) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas), dipimpin oleh Deputi Bidang Politik dan Strategi Irjen Pol Drs Sukma Edi Mulyono MH, berlangsung di aula kantor bupati setempat, Rabu (15/9). Tampak hadir Dandim 1606 Mataram Kolonel (Arm) Gunawan SSos, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Simparudin SH, Para Asisten Setda KLU, Kalaksa BPBD KLU M Zaldy Rahadian ST dan para undangan.
 
Dalam sambutan penerimaannya, Bupati Djohan menyampaikan pemerintah daerah mengucapkan selamat datang di Bumi Tioq Tata Tunaq KLU. "Potensi yang dimiliki KLU ini didominasi pertanian dalam arti luas dan pariwisata dengan tiga gilinya. Dua hal inilah menjadi sumber PAD kami," ungkapnya.
 
Kata Bupati Djohan, pada 2018 silam terjadi bencana alam gempa bumi yang meluluh lantakkan Lombok Utara, lebih dari 56 ribu rumah mengalami rusak baik rusak berat, sedang dan ringan. Hingga kini tersisa sekitar 14 ribu rumah lebih masih belum terselesaikan pembangunannya. "Harapan saya dengan kedatangan Wantannas mampu memberikan solusi dalam rangka percepatan pembangunan RTG dan fasiltas publik lainya," harapnya.
 
Pada saat Pemda mulai geliat dalam pemulihan pascabencana tahun 2020, Pandemi Covid-19 melanda semua lapisan masyarakat sampai hari ini. "Alhamdulillah untuk di Lombok Utara kasus Positif Covid mulai menurun," tutur bupati. Dalam rangka mempercepat pembangunan RTG, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan BNPB, bahkan sudah tiga kali mengutus wabup ke Jakarta bertemu langsung dengan Kepala BNPB, termasuk meminta perpanjangan masa transisi darurat sampai bulan November mendatang. "BNPB memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana baik di pusat maupun di daerah. Jadi tidak bisa institusi ini digabung dengan kementerian lain, alangkah bagusnya di tingkatkan lagi," pungkas Bupati Djohan.
 
Dalam pada itu, Ketua rombongan Deputi Bidang Politik dan Strategi Irjen Pol Edi mengungkapkan kunjungannya dalam rangka menggali potensi yang dimiliki KLU, tetapi pihaknya melihat masih terbelenggu dengan aturan regulasi maupun birokrasi di pusat. "Semakin banyak informasi dan data makin bagus pula kami analisa, untuk seterusnya kami sampaikan ke Presiden," cetusnya.
 
Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi perhatian pihaknya di KLU yaitu penanganan pascagempa bumi 2018, pasalnya sesuai laporan yang masuk banyak rumah masyarakat belum tuntas. Di sisi lain, fakta yang didengar Watannas bukan hanya di pusat tapi negara lainpun mengancukan jempol terhadap pola penanganan gempa yang ada di Lombok Utara yang dinilai sangat bagus. Pada akhirnya, ke depan akan menjadi acuan secara nasional. "Hal itulah kami datang menyerap aspirasi dan mekanisme kegiatan yang dilakukan Pemda bersama TNI dan Polri termasuk tokoh masyarakat dalam hal penanganan bencana di KLU," imbuh Irjen Pol Edi.
 
Selain itu, masalah BNPB atau di daerah disebut BPBD, jelasnya, pihaknya menerima adanya isu-isu bahwa institusi ini akan diperkecil menjadi bagian dari Kementerian Sosial. Namun disisi lain, Wantannas mengkaji BNPB seharusnya lebih besar termasuk BPBD di daerah-daerah mengingat tugas-tugas dalam penanganan bencana begitu berat. Acara dilanjutkan dengan tukar menukar plakat dilanjutkan dengan diskusi lalu diakhiri dengan peninjauan lapangan di Dusun Lekok Desa Gondang.
 
(jfs_rar) foto: rar/Prokopim

Bupati Lombok Utara Lantik Pejabat Struktural dan Kepsek se-KLU

Tanjung, Prokopim Setda KLU - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melantik pejabat struktural sekaligus mengukuhkan Kepala Sekolah SMP dan SD se-Kabupaten Lombok Utara, di halaman kantor bupati setempat, Rabu (15/9). Tampak hadir Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R ST MEng, Wakapolres Kompol Setia Wijatono SH, Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Simparudin SH, Para Asisten lingkup Setda KLU, Plt Kadis Dikbudpora Adenan MPd, Plt Kepala BKD PSDM Tri Darma Sudiana SSTP, dan Kepala UPTD Dikbudpora se-KLU.
 
Pelantikan dan pengukuhan pejabat struktural sesuai Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor: 342/394/BKPSDM/2021 tentang Jabatan Pengawas Lingkup Pemda KLU. Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari Budi SPd sebagai Kasi Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial P3A, I Nengah Patra Husada Kasi Pencegahan Bencana pada BPBD KLU.
 
Sementara Keputusan Bupati Lombok Utara Nomor: 341/293/BKDPSDM/2021 tentang Pemberhentian dan Pemberian Tugas Tambahan sebagai Kepala Sekolah di Lingkungan Dinas Dikbudpora KLU sebayak 158 orang. Usai pelantikan dan pengukuhan pejabat pengawas dan kepala sekolah, Bupati Djohan, menyampaikan, jabatan bukanlah hak tetapi amanah tanggung jawab kepada yang diberikan tali mandat. "Harapan saya kepada kepala sekolah laksanakan amanah itu dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab sehingga tugas pokok kita dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di KLU bisa kita wujudkan," tandas Bupati Djohan.
 
Dalam limitasi tahun anggaran 2021 sampai 2024, tutur bupati, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek akan menyelenggarakan sekolah penggerak di wilayah Lombok Utara. Suatu saat nanti akan diadakan evaluasi untuk semua sekolah yang memenuhi syarat dari tingkat TK sampai SMA. "Karena ini tugas tambahan mulai 2021 sampai 2024, maka saya harapkan ikuti dengan baik evaluasi yang diberikan Kemendikbudristek, supaya sekolah yang lolos seleksi yang akan melaksanakan sekolah penggerak," harapnya.
 
Menurut bupati, tugas Kepala Sekolah dan Guru-guru di Lombok Utara dihadapkan dengan banyak tantangan yang perlu diatasi dan antisipasi, terlebih di era digitalisasi yang semakin pesat.
Dikatakan pula, teknologi tidak bisa ditolak tapi bagaimana kita menyikapi teknologi itu agar bermanfaat bagi anak-anak dan semua lapisan masyarakat. "Tanggung jawab ini ada dibahu saudara-saudara," ucapnya mengingatkan.
 
Bupati Djohan juga menegaskan agar melaksanakan program dengan tanggung jawab sesuai mandat. "Apa yang ditugaskan kepada saudara adalah sesuatu yang bernilai ibadah yang hanya Allah yang membalasnya," pungkasnya.
 
Orang nomor satu di Lombok Utara ini menyampaikan selamat bekerja dengan baik, melakukan apa yang perlu dilakukan dalam rangka memajukan daerah guna meningkatkan kemampuan anak didik.
 
(rar) foto:rar/prokopim

95 Ibu Hamil di Lombok Utara Terima Vaksin Tahap I

 
Diskominfo KLU, Tanjung - Sejumlah ibu hamil di Kabupaten Lombok Utara mulai menjalani vaksinasi Covid-19 tahap satu pada pencanangan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil yang dilaksanakan serentak di 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terpusat di Kabupaten Lombok Timur, Selasa (14/09/2021).
 
Disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara dr. Abdul Kadir, jumlah ibu hamil yang divaksin pada hari pencanangan tersebut sebanyak 95 orang yang terhimpun dari Puskesmas di tiap Kecamatan se-Kabupaten Lombok Utara. "Di KLU sendiri sebanyak 95 (ibu hamil vaksin_red), dari ujung Senaru hingga puncak Nipah," jelas dr. Kadir usai mengikuti pencanangan via virtual di halaman depan Puskesmas Tanjung.
 
Khusus di Kabupaten Lombok Utara, dr. Kadir menuturkan, jumlah ibu hamil yang akan di vaksin hingga Oktober mendatang ditargetkan mencapai 3.000 orang dengan rentang usia kandungan dari 13 hingga 33 minggu. "Akhir bulan Oktober sudah selesai I dan II (vaksin_red), mohon do'a," pungkasnya.
 
Untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil di Kabupaten Lombok Utara tersebut, dr. Kadir berpesan selaku pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara, agar masyarakat lebih aktif untuk mendatangi setiap pos pelayanan vaksin yang diselenggarakan oleh para petugas kesehatan. "Insyaallah vaksin yang sudah beredar di Indonesia, di Lombok Utara ini aman sudah melalui uji layak dan sebagainya," terangnya.
 
(Yoan)
 

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial