Wakil Bupati Irup Apel Hari Kesaktian Pancasila

 

Tanjung, Prokopim Setda KLU - Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021 lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) digelar di halaman kantor bupati setempat. Bertindak sebagai Inspektur upacara Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R. S.T., M.Eng dengan pemimpin upacara Kapten (Inf) Ahmad Baidawi. Hadir pula dalam dalam upacara Ketua DPRD KLU Nasrudin SHi, para anggota Forkopimda KLU, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda KLU, Kepala OPD, para ASN di antero KLU, Jum'at(1/10).
 
Seperti yang diketahui bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila dimaksudkan untuk mengenang kembali sejarah dalam mempertahankan ideologi bangsa, dan melalui peringatannya pula masyarakat diharapkan mampu menjadikannya sebagai cermin dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu, hari kesaktian Pancasila juga dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan terhadap para Pahlawan Revolusi yang telah gugur.
 
Upacara berlangsung hikmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Selepas upacara, Bupati dan Wakil Bupati serta unsur Forkopimda melanjutkan Upacara pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara Virtual Zoom dengan Inspektur upacara Presiden Republik Indonesia.
 
(atn) foto:rar/prokopim

Pemda KLU Pasang Stiker Rumah Penerima PKH

Tanjung, Prokopim Setda KLU-Secara simbolis Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH melakukan memasang stiker atau labelisasi rumah warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Lombok Utara yang diawali dari Dusun Gubuk Baru Desa Tanjung(30/9).Turut mendampingi Plt.Kadis Sosial PPPA Faturrahman SST,Plt.Kadis Kesehatan dr.H Abdul Kadir, Camat Tanjung Reselim, Pendamping PKH KLU,Kepala Desa Tanjung Budiawan SH, serta lainya.
 
Dalam kunjungan Bupati Djohan menyampaikan pemasangan stiker sebagai tanda warga penerima manfaat PKH di Lombok Utara. "Khususnya di KLU penerima dana PKH sendiri berjumlah 21.169 KPM,"tuturnya.
 
Bantuan PKH tidak selamanya masyarakat diberikan oleh pemerintah, suatu saat nanti akan berakhir oleh karenanya masyarakat memanfaatkan dana yang diberikan dengan sebaik mungkin untuk keberlangsungan kehidupan keluarga. "Kedepannya ditinjau kembali jika selama menerima bantuan PKH kehidupan sudah mengalami perubahan ke lebih baik maka akan diganti untuk selanjutya diberikan pada yang lebih membutuhkan,"pungkasnya.
 
(rar) foto:rar/prokopim

Pemda dan BNPB Serahkan Bantuan Pendampingan Pascabencana

Gangga,Prokopim Setda KLU - Pemerintah Daerah Lombok Utara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan stimulan berupa barang kepada Kelompok Pengelola Museum Desa Genggalang, bertempat di Aula Kantor Camat Gangga, Rabu (29/9). Kegiatan dihadiri Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH didampingi Kasubdit Peningkatan dan Pemulihan Sosial Direktorat PPSE dan SDA BNPB Tri Hartatiningsih, SE, M.Si, Pendamping Sosial Universitas Mataram Dr. Moh. Taqiuddin, S.Pt, M.Si, Sekcam Gangga Ni Nyoman Kartini dan para undangan lainnya.
 
Stimulan barang yang diserahkan di antaranya 2 buah tempat tombak dan 3 buah karpet bludru. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati kepada penerima manfaat. Dalam sambutannya Bupati Djohan Sjamsu menyampaikan terima kasih kepada BNPB dan Unram, telah memberikan bantuan kepada Kelompok Museum Desa Genggalang. "Saya berharap kepada Kelompok Museum Desa Genggalang untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan yang telah diberikan oleh BNPB. Ke depan bila dirasa perlu Pemda akan memberikan pembinaan kepada kelompok musium ini," harapnya.
 
Dikatakan lebih lanjut, gempa bumi yang menimpa Lombok Utara memang sudah berlalu, tapi dampak bencana alam tersebut masih terasa hingga sekarang. Terlebih lagi, ungkap bupati, masih banyak pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) yang belum terealisasi hingga kini. "Memang, gempa bumi itu terjadi 3 tahun lalu, tapi dampaknya masih sangat kita rasakan sampai hari ini," tutur bupati.
 
Sementara itu, Kasubdit Peningkatan dan Pemulihan Sosial BNPB, Tri Hartatiningsih, SE, M.Si, menuturkan, kegiatan itu menitikberatkan pada sektor pendampingan sosial terutama bagi masyarakat pedampak gempa tahun 2018. "Kegiatan ini adalah kegiatan sektor sosial, meliputi Pranata Adat, Pengelola Museum, PAUD serta Karang Taruna. Melalui sub-sub ini diharapkan bisa membangkitan kehidupan sosial saudara-saudara kita yang terdampak gempa tahun 2018," pungkasnya.
 
Menurutnya, BNPB hanya memberikan bantuan stimulan sembari mengharapkan Pemerintah Daerah bisa meneruskan upaya pemulihan sektor kehidupan masyarakat, sehingga kegiatan serupa bisa berkesinambungan serta membangkitkan kehidupan sosial masyarakat setempat.
 
(atn_djn) foto: rar/Prokopim

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial