Bupati Lombok Utara Buka Konsultasi Publik RDTR dan KLHS Kawasan Gili Tramena

Tanjung, Prokompim Setda KLU - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH membuka acara konsultasi publik pertama penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), kawasan pariwisata Gili Tramena di Anema Wellnes Resort, Kamis (23/9). Nampak hadir pada kegiatan ini antara Kasubid Penerangan Tata Ruang Daerah Kawasan Sosial Budaya Wilayah II Budi Santosa ST MT, Kadis PUPR Khairul Rizal ST, Plt Kadis LH H Husnul Hadi SKM, dan Kepala Desa Malaka H Akmaludin Ichwan MAP ,serta undangan lainya.
 
Bupati Djohan Sjamsu membuka kegiatan menyampaikan akibat Covid-19 pariwisata menjadi andalan KLU mengalami keterpurukan, terlebih lagi kawasan Gili Trawangan, Meno dan Air (Tramena). Karena itu, pertemuan konsultasi publik tersebut dapat menghasilkan sesuatu untuk kemajuan daerah pada masa mendatang. "Gili ini menjadi sumber PAD terbesar dalam kurun waktu 13 tahun, namun sekarang ini adanya Covid 19 berakibat PAD menurun sangat drastis," ungkapnya.
 
Menurutnya, dalam suasana Covid 19 tentu para pemangku daerah diharapkan mampu memperbaiki dan melengkapi kekurangan untuk kemajuan daerah kedepan, seperti bagaimana mengatur peruntukan lahan-lahan di Gili dengan RDTR. "Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat khususnya Kementerian ATR, yang mana hari ini berkegiatan menyusun tata ruang sehingga pembangunan kedepan lebih terarah," ungkap bupati lagi. Dengan situasi sekarang ini, tandanya, banyak hal yang mesti diperbaiki terkait penataan kawasan Gili Tramena.
 
Bupati Djohan lantas meminta OPD terkait membuat program agar ketiga gili dan tempat wisata lainnya bisa menjadi data tarik wisatawan, terlebih ke depan dengan event Motor GP diyakininya kunjungan wisatawan bisa meningkat. "Tahap demi tahap kita sempurnakan pembangunan di Gili Tramena ini, tentu dengan melibatkan semua pihak," pintanya. Dikatakan pula, saat ini kasus Covid-19 di KLU sudah mulai menurun serta berada pada level 2 seraya mengajak multi pihak di tengah pandemi ini untuk berbuat demi kemajuan Lombok Utara.
 
Sementara itu Kasubit wilayah II Budi Santoso, melaporkan, pihaknya mendukung Gili Tramena sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) mengingat kawasan gili memiliki potensi yang sangat luar biasa. "Pertemuan ini nantinya membantu Pemda dalam konteks perencanaan tata ruang sesuai dengan keinginan pemerintahan saat ini,"tuturnya.
 
(min_djn) foto:rar/prokompim

Bupati Lombok Utara Tanam Bibit Pohon Kenari di Pawang Adat Buani

Gangga, Prokompim Setda KLU - Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH mengikuti kegiatan penanaman 100 bibit pohon kenari di area Pawang Adat Buani Desa Bentek Kecamatan Gangga, Kamis (23/9). Hadir pula Anggota DPRD Provinsi NTB Sudirsah Sujanto SPdB SIP, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB S Widjanarko, Ketua OPAL KLU Jaharudin SSos, Kapolsek Gangga Iptu Remanto SH, serta undangan lainnya.
 
Bupati Djohan Sjamsu SH mengungkapkan pentingnya penanaman pohon untuk penyedia udara bersih, upaya rehabilitasi hutan adat, serta pemulihan lahan-lahan kritis dan pekarangan rumah untuk pelindung saat musim kemarau. “Kegiatan menanam pohon ini sangat berpengaruh untuk kelangsungan hidup ke depannya. Pohon tidak hanya memberikan udara yang baik, tetapi juga menjaga alam yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita,” jelasnya.
 
Bupati lantas berpesan pelaksanaan gerakan-gerakan menanam harus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi iklim dan aspek-aspek keilmuan mulai dari pemilihan jenis, penentuan lokasi hingga pemeliharaan. Saat seseorang menanam pohon, menurut Djohan, berarti seseorang juga menanam doa dan harapan untuk keberlanjutan generasi pada masa mendatang. “Mari kita sama-sama jaga apa yang telah kita tanam bersama agar apa yang kita tanam kelak dapat memberi pengaruh positif untuk kehidupan kita ke depannya,” pungkasnya.
 
Dalam pada itu, Ketua INTI NTB S Widjanarko, menjelaskan, pihaknya memilih pohon kenari karena memiliki tingkat kekuatan yang cukup lama hingga bisa bertahan ratusan tahun. Diharapkannya, setelah pohon kenari tersebut tumbuh, kelak diyakini akan membawa dampak positif tidak hanya untuk lingkungan dan alam, tetapi juga untuk masyarakat KLU. “ Pohon kenari ini setelah tua nanti buahnya dapat dijadikan roti, jajanan, kue-kue. Kita harapkan akan memajukan perekonomian masyarakat di KLU,” harap Widjanarko.
 
Adapun penanaman berlangsung dengan lancar kemudian diakhiri penyerahan secara simbolis bantuan dari INTI untuk masyarakat sekitar. Kegiatannya mematuhi protokol kesehatan yang ketat.
 
(jfs_djn) foto:rar/prokopim

Bupati Lombok Utara Sampaikan Nota Keuangan APBDP 2021

Tanjung, Prokompim Setda KLU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar sidang Paripurna dengan agenda penyampaian Kepala Daerah tentang Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) Tahun Anggaran 2021. Paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD KLU H Burhan M Nur SH dihadapan 21 anggota DPRD setempat, berlangsung di Ruang Sidang DPRD KLU, Kamis (23/9). Dihadiri Ketua DPRD Nasrudin SHI, Wakil Ketua I H Burhan M Nur SH, Pj. Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan H Simparudin SH, Kepala OPD serta undangan lainnya.
 
Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH, menyampaikan, pelaksanaan APBD 2021 dimaklumi mengalami penyesuaian secara substantif, sehingga penyusunan RAPBDP 2021 sebagai proses penyesuaian-penyesuaian. Penyesuaian itu disebabkan oleh dinamika perkembangan yang terjadi selama pelaksanaan APBD 2021 yang tidak terlepas dari RPJMD maupun RKPD. Proses dan tahapan perubahan APBD tentunya harus tetap konsisten berpedoman pada peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah kabupaten sebagai upaya pelaksanaan pembangunan yang terencana dan sistematis. "Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap perubahan APBD KLU yaitu penyesuaian kebijakan fiskal baik di pusat maupun di daerah, dampak dari Pandemi Covid-19," jelasnya.
 
Kata bupati, terbitnya Permenkeu Nomor 17/PMK.07/2021 terkait pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 untuk mendukung penanganan pandemi turut mempengaruhi anggaran APBD KLU. Buntutnya, pelaksanaan APBD mengalami dua kali refocusing dan diakomodir dalam perubahan Perbup tentang Penjabaran APBD.
 
Kebijakan pemerintah pusat terkait TKDD tahun 2021, menurut Bupati Djohan, diarahkan untuk peningkatan quality control anggaran TKDD di samping mendorong peningkatan peran pemerintah daerah dalam pemulihan ekonomi, kesehatan, pendidikan serta mendukung pemulihan dan penguatan ekonomi nasional. "Saat ini Pemda masih tetap fokus dalam pelaksanaan rehab rekon pascabencana gempa bumi 2018. Pekerjaan ini akan terus dilanjutkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah," akunya.
 
Orang nomor wahid di Lombok Utara ini, lebih lanjut menuturkan, dalam postur RAPBDP tahun anggaran 2021 menjabarkan tiga komponen anggaran meliputi pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah. Secara keseluruhan didasarkan pada prinsip-prinsip penyusunan APBD sebagaimana diatur dalam Permendagri nomor 64 tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2021. "Pendapatan daerah dianggarkan sebesar 887,98 milyar rupiah atau berkurang sebesar 27,16 milyar rupiah lebih dari APBD Murni. Sementara belanja daerah sejalan dengan kebijakan dan strategi rehab rekon serta pemulihan ekonomi masa pandemi Covid-19," terang bupati.
 
Dibeberkannya, total belanja daerah tahun anggaran 2021 sebesar 905,43 milyar rupiah lebih atau berkurang sebesar 10,32 milyar rupiah. Selisih kurang antara pendapatan daerah dan belanja daerah mengakibatkan defisit anggaran yang semula 605,67 juta rupiah lebih menjadi 17,44 milyar rupiah lebih atau naik 16,83 milyar rupiah lebih. Defisit tersebut akan ditutupi dengan pembiayaan netto dengan asumsi sebesar 17,44 milyar rupiah lebih. Postur APBD dalam pengantar nota keuangan tersebut memperlihatkan bahwa rancangan Perubahan APBD tahun anggaran 2021 konsisten dengan dokumen perubahan KUA PPAS tahun berjalan. "Harapan kami tahapan pembahasan selanjutnya dapat kita selesaikan dalam waktu yang tepat. Pemda tetap membuka diri menerima masukan dan pemikiran yang konstruktif terhadap rancangan Perubahan APBD KLU Tahun Anggaran 2021 ini, " pungkas bupati.
 
(rar) foto:atn/prokopim

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial