Wabup Lombok Utara Hadiri Rakor Anev Percepatan Vaksinasi di NTB

Mataram, Prokompim Setda KLU - Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng menghadiri Rapat Koordinasi Analisis dan Evaluasi (Anev) Percepatan Vaksinasi di Provinsi NTB, berlangsung di RRU Setda Provinsi NTB, Senin (20/9/2021).
 
Rakor dihadiri langsung Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Kapolda NTB Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H, para Bupati se-Pulau Lombok serta undangan lainnya. Gubernur Dr Zulkieflimansyah pada rakor tersebut, menegaskan, penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 harus memenuhi target 70 % sebelum perhelatan MotoGP. Kata Dr. Zul, dengan sinergi bersama TNI-Polri pihaknya mengharapkan pecepatan vaksinasi dapat memenuhi target.
 
Orang nomor wahid di NTB ini juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan tidak kendor menerapkan protokol kesehatan. “Kita dituntut menjadi tuan rumah yang baik, untuk itu vaksinasi harus massif agar tidak ada klaster atau masalah baru,” tegasnya. Dikonfirmasi, Wabup Danny Karter Febrianto R, ST, M Eng meyakini capaian vaksinasi Covid-18 akan dapat memenuhi target di Lombok Utara. Seraya berharap suplay vaksin dapat lebih lancar setelah nantinya Kadis Kesehatan Provinsi NTB menjemput langsung vaksin dari pusat.
 
Selain itu, wabup memaparkan capaian vaksin yang telah dilaksanakan di KLU. “Sejauh ini pada tahap pertama vaksinasi di KLU mencapai 30 %. Tentu ini butuh kerja keras agar capaian vaksinasi dapat memenuhi target,” jelasnya. Acara berjalan lancar diakhiri dengan syukuran tiga tahun kepemimpinan Zul-Rohmi sembari menerap protokol kesehatan secara ketat.
 
(jfs_djn) foto:ucp/prokopim

Bupati Lombok Utara Lantik Pengurus PABPDSI KLU Periode 2021-2027

Tanjung, Prokopim Setda KLU - Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, S.H melantik dan mengambil Sumpah Persatuan Anggota Badan Permusyawaratab Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Lombok Utara (KLU), berlangsung di aula kantor bupati Tanjung, Senin (20/9).
 
Tampak hadir membersamai bupati, Ketua DPRD KLU Nasrudin, SHI, Ketua Umum PABPDSI NTB Zubair, S.Pd, MH, Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan Kawit Sasmita, SH, perwakilan Polres Lotara, para Kepala OPD lingkup Pemda KLU, dan Camat se-KLU. Bupati Djohan Sjamsu usai prosesi pelantikan, menyampaikan selamat kepada pengurus PABPDSI yang baru dilantik seraya menegaskan tanggung jawab sebaga pengurus lembaga merupakan amanah yang harus diemban dalam rangka membangun desa dan daerah.
 
Menurutnya, BPD punya peran strategis, sehingga adanya organisasi tersendiri diharapkan nantinya lebih kompak dalam menyikapi setiap persoalan yang ada di masing-masing desa. "Saya sangat memahami adanya organisasi ini, semakin banyaknya organisasi maka semakin banyak pula teman kita bekerja," harapnya.
 
Diterangkannya, Lombok Utara menjadi daerah tertinggal satu-satunya di Provinsi NTB. Status itu menjadi tantangan seluruh perangkat daerah kedepan, termasuk BPD. Karena itu, semua pemangku harus berikhtiar supaya bisa keluar dari predikat daerah tertinggal. "BPD adalah DPR-nya desa, maka harus tahu program desa dalam rangka memanfaatkan anggaran-anggaran yang ada," tandas bupati dua periode ini.
 
Sementara itu, Ketua Umun PABPDSI Provinsi NTB Zubair, S.Pd, MH, mengatakan dengan terbentuknya organisasi PABPDSI di KLU, diminta bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan daerah. Harapannya, amanat Permendagri nomor 113 dan nomor 114 bisa diimplementasikan di desa. Dijelaskan pula, dalam tata kelola pemerintahan desa BPD harus berperan aktif dalam sejumlah tanggung jawab, bukan hanya pengawasan anggaran tapi juga inovasi-inovasi demi kemajuan desa.
 
(rar)cfoto:rar/prokopim

Syarat Nilai Sejarah, Bupati Lombok Utara Imbau Naskah Kuno Diperbanyak

Diskominfo KLU, Tanjung - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Utara (Dispurarsip KLU) menggelar kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) "Pemeliharaan dan Pelestarian Naskah Kuno Kabupaten Lombok Utara" bertempat di Lesehan Sasak Narmada Tanjung, Senin (20/09/2021). Kegiatan Bimtek yang rencananya akan dilangsungkan selama tiga hari itu (20 - 22 September) dibuka langsung oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., Pada kesempatan itu, H. Djohan dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan semacam ini sangat perlu digalakkan, mengingat di era teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini sangat berpengaruh terhadap mengikisnya minat para generasi milenial untuk mengenal lebih jauh tentang histori budaya yang dimiliki. "Saya melihat saudara-saudara sekalian, anak-anak kita sekarang ini seperti tidak berminat. Nah ini yang perlu digalakkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, supaya adalah perhatian anak-anak kita terhadap naskah-naskah kuno," pungkasnya.
 
Memandang begitu berharga dan pentingnya nilai sejarah yang terkandung di dalam naskah kuno tersebut, Bupati meminta kepada Kepala Dispurarsip KLU agar naskah yang masih ada saat ini bisa diperbanyak untuk kemudian disimpan di Perpustakaan Daerah dan sebagian lagi dibagikan ke kelompok-kelompok masyarakat adat yang ada di Kabupaten Lombok Utara. "Harapan saya kepada Kepala Dinas ini (Dispurarsip_red) supaya naskah-naskah kuno, naskah-naskah adat kita bisa di copy atau diperbanyak kemudian disimpan. Sebagian disimpan di perpustakaan dan sebagian ada di kelompok-kelompok adat, kelompok masyarakat. Karena itu sejarah, kita tidak boleh meninggalkan sejarah," ujar Bupati H. Djohan Sjamsu.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dispurarsip KLU Ir. Lalu Mustain, MM., dalam laporannya memaparkan bahwa sejauh ini jumlah naskah kuno yang ada di Kabupaten Lombok Utara sekitar 37 naskah, yang mana 4 diantaranya sudah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Ditambahkan L. Mustain, melihat kandungan isi yang beragam pada naskah kuno tersebut, mendorong pihak Dispurarsip KLU untuk menginisiasi perlunya dilaksanakan kegiatan bimtek bagi para tokoh yang memegang dan menyimpan beberapa naskah-naskah kuno di tiap kecamatan di Lombok Utara. "Isinya beragam, mulai dari budaya, hukum, adat-istiadat, agama menyangkut syariat, tarekat bahkan. Jadi sangat detail dan beragam isi dari naskah kuno tersebut sehingga kami anggap sangat perlu dilestarikan," jelasnya.
 
Dari kegiatan bimtek yang digelarnya itu, Kepala Dispurarsip KLU berharap kepada para peserta yang memegang naskah kuno baik dalam bentuk kertas ataupun lontar tersebut, agar nantinya bisa menjaga dan menyimpan dengan baik aset budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Lombok Utara tersebut.
 
Merespon kegiatan bimtek tersebut, Ahmad Subhan Hadi salah satu peserta dari Desa Sesait sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Dispurarsip KLU dalam menjaga kelestarian naskah kuno yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Tinggal bagaimana kedepan perlu ada tindaklanjut dari pihak dinas untuk menjalin kolaborasi dengan para tokoh adat untuk memberikan edukasi kepada anak-anak muda melalui sebuah kelompok yang dibentuk di setiap dusun. "Mudah-mudahan di anggaran perubahan untuk mengajarkan di tiap dusun sekaligus. Mungkin di setiap kelompok ada 10 orang disitu untuk menumbuhkan minat bacanya. Bahkan di Sesait sudah dilakukan tetapi hanya beberapa kelompok dan ada di Desa Pendua. Mohon harapan kami jangan sampai kita hanya bimtek disini saja ukuranya satu, dua, tiga hari itu tidak cukup," kata Ahmad.
 
(Yoan)

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial