Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Paripurna Penjelasan APBD perubahan Anggaran 2021

Tanjung,Prokopim Setda KLU- Bupati Lombok Utara Hadiri paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) tentang penjelasan pemerintah terhadap perubahan kebijakan umum APBD dan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara tahun anggaran 2021 di ruang sidang DPRD setempat (6/9). Hadir pula Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R ST MEng, Ketua DPRD Nasrudin SHi,Wakil Ketua I H Burhan M Nur SH, Wakil Ketua II Mariadi SAg,Pj Sekda Drs H Raden Nurjati, Asisten III Ading Duwi Cahyadi SSTP MM,serta undangan lainnya. Adapun Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Nasrudin SHi.
 
Wakil Bupati Danny Karter menyampaikan dinamika perkembangan kebijakan fiskal selama semester pertama tahun 2021 ini tentu kita maklumi bersama bagaimana pengaruhnya terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah, termasuk di kabupaten lombok utara sebagai daerah otonom yang baru berusia 13 tahun. "Pendapatan daerah terdiri dari dana transfer direalokasi dan di refocusing untuk menangani pandemi covid-19 pemerintah daerahpun harus menyesuaikan APBD melalui perubahan penjabaran APBD yang diatur dalam peraturan Bupati, tuturnya" Dengan diterbitkannya peraturan menteri keuangan nomor 17/PMK 07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi covid 19 dan dampaknya, dimana dana transfer daerah mengalami perubahan alokasi dan penggunaan, kebijakan ini berimbas negatif terhadap pagu alokasi dana transfer untuk KLU dengan besaran pengurangan sebesar 33,99 milyar rupiah, penurunan target penerimaan pendapatan daerah terutama pada komponen pendapatan asli daerah (PAD) yang mencapai 5,93% dari target 117 milyar rupiah menjadi 110,06 milyar rupiah lebih.
 
kebijakan perencanaan dan prioritas belanja daerah dalam perubahan APBD tahun 2021 disesuaikan dengan prioritas kebutuhan untuk mendukung penanganan dan pemulihan ekonomi pada masa pandemi covid-19 dan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi terutama pemenuhan kebutuhan masyarakat seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan sosial lainnya.
Pada intinya lanjut wabup danny, semoga kerjasama kita dapat lebih baik dan lebih solid lagi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di kabupaten lombok utara.
 
(rsd) foto: rsd/prokopim

Gencarkan Program KWT, Ketua TP PKK KLU Lakukan Kunjungan ke Dusun Kerurak

Diskominfo KLU, Tanjung - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Lombok Utara (TP PKK KLU) Dra. Hj. Galuh Nurdiyah melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi ke Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Dusun Kerurak Desa Segarakaton Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Senin (30/08/2021).
 
Dijelaskan Hj. Galuh Nurdiyah, tujuan rombongan TP PKK Kabupaten Lombok Utara menyambangi Dusun Kerurak tersebut adalah untuk melihat lebih dekat keberhasilan para KWT Putri Kembang Kerurak dalam pengoptimalan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai penyangga kebutuhan pangan keluarga. "Kami melihat hasil yang ada di Dusun ini (Kerurak_red) luar biasa. Jadi ibu-ibu sudah bisa memanfaatkan pekarangannya dengan maksimal, sehingga dari segi ekonomi bisa membantu ibu-ibu ini untuk mengurangi budget pengeluaran untuk rumah tangganya," sebut Ketua TP PKK KLU itu.
 
Melihat suksesnya program Perkarangan Pangan Lestari (P2L) yang dipraktikkan oleh KWT Putri Kembang Kerurak khususnya pada sayur-mayur atau tanaman palawija tersebut, Hj. Galuh Nurdiyah berharap ikhtiar yang sudah terlihat hasilnya itu bisa berkesinambungan. "Besar harapan kami, untuk selanjutnya tidak saja hanya kali ini (P2L_red) tetapi harus berkesinambungan," tuturnya.
 
Melihat pentingnya program KWT P2L tersebut, Hj. Galuh Nurdiyah meminta kepada Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian KLU Evi Winarni, SP. M.Si yang hadir mendampingi, agar menjalankan program serupa di dusun-dusun desa yang lain, sehingga taraf kesejahteraan masyarakat bisa terus meningkat sesuai apa yang menjadi harapan bersama terutama dalam bidang kesehatan. "Kami juga mengimbau, memberikan masukan kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Utara untuk bisa memprogramkan selanjutnya di semua dusun ataupun di desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Lombok Utara," kata Hj. Galuh.
 
Sementara itu, Denda Miskah selaku Ketua KWT Putri Kembang Kerurak mengaku bahagia telah dikunjungi oleh rombongan TP PKK Kabupaten Lombok Utara. Sedikit bercerita, Denda mengatakan sejak berjalannya program P2L di dusunnya itu, ia bersama 75 ibu-ibu yang lain, kini tidak lagi mengeluarkan uang hanya untuk sekedar membeli sayur-sayuran. "Alhamdulillah, banyak sekali manfaatnya selama ada KWT ini, jadi sekarang kami tidak lagi mengeluarkan uang untuk membeli sayuran, kami bisa memetiknya di depan rumah kami sendiri," jelas ibu Denda.
 
Selain meminimalisir pengeluaran, manfaat lain yang dirasakan oleh ibu Denda adalah kesehatan. Ia mengungkapkan, bahwa dalam pemupukan sayur-mayurnya itu, sedikitpun tidak menggunakan bahan kimia melainkan dengan pupuk alami atau organik.
 
Atas keberhasilannya bersama anggota KWT tersebut, Denda menyebutkan manfat yang paling berharga yang mereka rasakan saat ini adalah ketika mereka bisa berbagi dan membantu sanak-saudara mereka yang ada di dusun lain yang kini kesulitan dalam ekonomi terlebih dalam masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. "Syukur alhamdulillah, kami bisa berbagi kepada sahabat maupun keluarga kami yang datang, setidaknya bisa membantu apalagi dalam masa pandemi seperti sekarang ini," ujarnya.
 
Diakhir kunjungan Ketua TP PKK KLU itu, Denda Miskah menyampaikan sedikit harapannya terkait persoalan air yang masih sulit di dusun mereka. Ia meminta kepada rombongan TP PKK KLU beserta Plt. Kepala DKPP KLU untuk memberikan sedikit bantuan kepada kelompok mereka berupa pengadaan bak penampungan air serta pipa untuk dialirkan ke pekarangan rumah masing-masing warga.
 
(Yoan)

 

Bupati Lepas Penyu dan Tanam Pohon Kencana di Pantai Sedayu Gondang

Tanjung, Humaspro Setda KLU - Dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-76 RI dan HUT ke-13 Kabupaten Lombok Utara, Ikatan Mahasiswa Gondang Lombok Utara menggelar Pelepasan Penyu dan Penanaman Pohon serta Pembersihan Pantai yang dihadiri oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu SH di Pantai Sedayu Desa Gondang Kecamatan Gangga (28/8/2021). Hadir pula Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono SH, Plt Kadis Dukcapil KLU sekaligus Sekretaris Panitia HUT ke-76 RI dan HUT ke-13 KLU Tresnahadi SPt, Kapolsek Gangga AKP Remanto SH Kepala Desa Gondang Supriadi SPd. Pada acara tersebut, hadir pula unsur Komunitas Tionghoa Lombok, Pengurus dan Anggota Ikatan Mahasiswa Gondang, para Kadus, unsur masyarakat serta tamu undangan lainnya.
 
Bupati Djohan berterima kasih kepada pada Ikatan Mahasiswa Gondang yang telah menginisiasi rangkaian kegiatan puncak peringatan HUT RI dan HUT KLU berupa kegiatan peduli lingkungan dengan pelepasan Penyu, penanaman pohon serta bersih pantai yang sudah berjalan dua bulan lamanya. "Sebagai kepala daerah, saya berterima kasih. Inilah yang kita inginkan. Generasi muda yang berkreasi berinisiatif melakukan kegiatan bermanfaat bagi pembangunan di daerah kita ini," tuturnya.
 
Keikutsertaan masyarakat dan para generasi muda dengan kreasi dan inisiasi menunjang kelancaran pembangunan pada suatu daerah. Pemerintah daerah tidak dapat melaksanakan pembangunan sendiri, apalagi Lombok Utara daerah dengan potensi keindahannya, bisa menjadi obyek pariwisata sebagai penyumbang PAD terbanyak. "Tanggung jawab kita semua termasuk anak-anakku dan para generasi muda memelihara kondis lingkungan ini. Mari kita berbuat, menjaga kelestarian lingkungan, lingkungan yang asri untuk daerah kita Lombok Utara," imbuhnya.
 
Kegiatan diwarnai dengan pelepasan 300 ekor anak Penyu (Tukik), sebelumnya di tempat lain, telah dilepaskan 700 ekor, dari partisipasi masyarakat dan generasi muda Lombok Utara. "Saya imbau pada generasi muda dukung pemerintah seutuhnya, dukung apa yang diprogramkan daerah sehingga dalam waktu yang tidak lama kemajuan pembangunan segera terwujud dengan baik," harapnya. Dijelaskannya, pembangunan daerah hingga saat ini belum bisa optimal, mengingat kendala pembiayaan, akibat adanya pandemi Covid yang melanda dunia hingga daerah seperti Lombok Utara. UMKM terpuruk, PAD APBD menurun signifikan. "Covid ini tidak nampak tapi dampaknya nyata. Banyak yang sudah terpapar di Lombok Utara. Hari ini (28/8/2021) masih kisaran 20 orang yang terkonfirmasi positif. Mari kita bekerja, bangkit bersama mencegah Covid-19," tandasnya.
 
Selain itu pula, Bupati Djohan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Komunitas Tionghoa yang dihajatkan bagi anak yatim dan warga miskin. Kendati dalam jumlah terbatas, tetapi pasti bermanfaat. Berpartisipasi ikut membantu menanggulangi persoalan ekonomi masyarakat.
 
Dalam pada itu, Wakil Ketua INTI NTB dari unsur Komunitas Tionghoa Lombok S Wijanarko menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang diselenggarakan guna melestarikan lingkungan hidup akan diwariskan hasilnya pada anak cucu. Nantinya dapat terpelihara dengan baik dan memberi dampak pada kehidupan yang lebih baik. "Adanya kegiatan sosial dan lingkungan dapat berdampak nyata. Semoga Covid bisa cepat berlalu, dan kita bisa hidup new normal kembali. Membangun negara dan daerah pada segala bidang termasuk ekonomi masyarakat dan pembangunan laju pesat menuju Indonesia yang tangguh dan tumbuh," urainya.
 
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada empat perwakilan Kadus di Desa Gondang untuk disalurkan kepada yang berhak serta pembagian hadiah Lomba Mural dan Bersih Kampung Sehat. Kegiatan diakhiri dengan bersama melepas Penyu (Tukik) untuk kelestarian biota laut dan Penanaman Pohon Kencana yang cocok tumbuh di pesisir pantai, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
 
(wld) foto: rar/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial