Peta Wilayah Kabupaten Lombok Utara

 Peta Wilayah Kabupaten Lombok Utara

 

Gambaran Umum Demografis klu

                      Dari aspek demografi, jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Utara sampai dengan bulan Desember Tahun 2013 berjumlah 245.802  jiwa. Penduduk yang merupakan faktor dominan  perlu dijaga dan terus dikendalikan pertumbuhannya, keberadaan jumlah penduduk yang besar dan berkualitas  dapat dijadikan sebagai modal pembangunan, demikian sebaliknya jumlah penduduk yang besar dan tidak dibarengi dengan kualitas akan menjadi beban pembangunan.

                      Penduduk sebagai sasaran Pembangunan perlu terus diberdayakan secara optimal sehingga kedepan diharapkan dengan penduduk yang berjumlah besar akan menjadi nilai tambah bagi Pembangunan Kabupaten Lombok Utara.

                      Penduduk baru dikatakan sebagai modal Pembangunan apabila telah mampu berperan sebagai pelaku Pembangunan bukan menjadi beban pembangunan.

                      Berikut ini dapat digambarkan kondisi penduduk dengan berbagai klasifikasi, seperti Jumlah Penduduk  diklasifikasi menurut jenis kelamin, Struktur usia, jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan.

Tabel 

Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Rasio Jenis Kelamin di Kabupaten Lombok Utara Tahun 2013

Kecamatan

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

Rasio Jenis Kelamin

Tanjung

26.733

27.616

54.349

96,20

Pemenang

19.879

19.477

39.356

102,06

Gangga

25.805

25.692

51.497

100,44

Kayangan

23.637

23.591

47.228

100,19

Bayan

26.448

26.884

53.332

98,38

Total

122.542

123.260

245.802

99,42

Sumber Data : Dinas Dukcapil KLU, 2013.

 

                      Permasalahan penduduk hampir sama pada tiap daerah termasuk Lombok Utara yakni masalah jumlah penduduk yang besar, penyebarannya yang tidak merata, tingkat pertumbuhan yang tinggi, dan kualitas yang rendah. Berdasar acuan Tabel 5 diatas tergambar bahwa  jumlah penduduk laki-laki maupun perempuan seimbang.

Adapun jumlah kepala keluarga di Kabupaten Lombok utara yang tersebar pada 5 (lima) kecamatan, sebagaimana terdapat pada tabel berikut ini :

Tabel

Jumlah Kepala Keluarga Menurut Kecamatan*)

di Kabupaten Lombok Utara

No.

Kecamatan

Jumlah

Kepala Keluarga

Keterangan

1.

Pemenang

11.909

 

2.

Tanjung

16.820

 

3.

Gangga

15.117

 

4.

Kayangan

13.666

 

5.

Bayan

15.833

 

Total

73.345

 

                Sumber : Dinas Dukcapil KLU,  2013.

                      Keberhasilan pembangunan Lombok Utara tidak terlepas dari perencanaan yang matang, perencanaan yang matang akan sangat tergantung pada data dasar yang dimiliki. Salah satu point adalah jumlah Rumah Tangga dan jumlah Anggota Rumah Tangga. Dua point ini adalah dasar untuk menentukan kebijakan pola meningkatkan kesejahteraan, pengelolaan pembangunan atas dasar kemampuan kualitas masyarakat.

 

Tabel

Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Dirinci Menurut Kecamatan Tahun 2013

 

Kelompok

Umur

Jenis Kelamin

Jumlah

Persentase

Laki

Perempuan

0 – 4

9.622                               

9.010

18.632

7,58

5 – 9

11.593

11.767

23.720

9,65

10 – 14

11.887

11.735

23.622

9,61

15 – 19

10.882

10.552

21.434

8,72

20 – 24

12.340

12.953

25.293

10,29

25 – 29

12.403

12.940

25.343

10,31

30 – 34

11.487

11.715

23.202

9,44

35 – 39

9.080

9.305

18.385

7,48

40 – 44

8.925

8.871

17.796

7,24

45 – 49

6.636

6.887

13.523

5,50

50 – 54

5.393

5.357

10.750

4,37

55 – 59

3.740

4.011

7.751

3,15

60 – 64

2.787

2.817

5.604

2,28

65 +

5.302

5.455

10.757

4,38

Jumlah

124.218

122.405

245.802

100,00

 

   Sumber : Dinas Dukcapil KLU, 2013.

                      Dari gambaran Tabel 7 di atas dapat dilihat bahwa Penduduk Kabupaten      Lombok Utara didominasi oleh penduduk usia Sekolah (5-19 th) sebesar 28 % dan penduduk usia kerja (20-34 th) sebesar 30% sehingga diperlukan perencanaan yang matang untuk meminimalisir penduduk putus sekolah dan tingkat pengangguran. Meminimalisir kedua hal tersebut dengan menciptakan lapangan kerja yang memadai pada sektor-sektor dimana sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya, dan membuka lapangan kerja pada sektor-sektor andalan Daerah sehingga masyarakat merasakan manfaat dari pemekaran Kabupaten Lombok Utara.Dengan menciptakan dan membuka lapangan kerja maka pendapatan per kapita penduduk bertambah dengan demikian masyarakat (Kepala Keluarga) meningkat kemampuan untuk menyekolahkan anaknya/anggota keluarga yang bersekolah dan mengurangi pengangguran bagi masyarakat.

                      Selanjutnya gambaran keadaan penduduk menurut jenis pekerjaan dijabarkan pada tabel di bawah ini.

  Tabel

Penduduk yang bekerja (Kualitas) menurut lapangan pekerjaan Tahun 2012

Lapangan Pekerjaan

Jumlah Laki dan Perempuan

Laki-laki+ Perempuan

Jumlah L (Orang)

%

Jumlah

P (Orang)

%

Jumlah (Orang)

%

Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan

78.540

55,93

61.886

59,31

140.426

57,13

Pertambangan dan Penggalian

16

0,01

1

0,00

17

0,01

Industri Pengolahan

6.286

4,71

7.061

6,73

13.347

5,43

Listrik, Gas dan Air Bersih

17

0,01

1

0,00

18

0,01

Konstruksi

865

0,72

35

0,03

900

0,37

Perdagangan, Hotel dan Restoran

4.448

11,44

9.247

23,78

38.885

15,82

Pengangkutan dan Komunikasi

816

0,67

14

0,01

830

0,34

Keuangan, Real estate dan Jasab Perusahaan .

4.373

3,62

1.529

1,26

5.902

2,43

Jasa-jasa   

68.630

56,74

86.416

71,01

155.046

63,90

Jumlah

120.960

100

121.696

100

245.802

100,00

Sumber : Dinas Dukcapil KLU 2012.

                                Penduduk bekerja pada sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan sebesar ( 57,13 %). Besarnya penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian mengindikasikan besarnya potensi dibidang tersebut yang apabila diimbangi dengan pengelolaan yang baik akan berimplikasi pada penyerapan tenaga kerja.

                                Sedangkan Penyerapan terbesar setelah sektor jasa-jasa (63,90%) yang mencakup Bidan, Buruh Harian Lepas, Dokter, Guru, Juru Masak, Pegawai Negeri Sipil, Pelajar/Mahasiswa, Pembantu Rumah Tangga, Penata Rias, Penterjemah, Tukang Cukur, Tukang Jahit ter masuk yang belum bekerja. Ini berarti tugas Pemerintah Daerah untuk terus menciptakan lapangan pekerjaan masih menuntut perhatian penuh demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

                                Penyerapan tenaga kerja pada berbagai sektor akan sangat tergantung pada sumberdaya manusia, penyerapan tenaga kerja selalu berbanding lurus dengan sumberdaya manusia sehingga gambaran sumberdaya manusia berpengaruh pada proyeksi penyerapan tenaga kerja maupun penciptaan lapangan kerja baru. Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel di bawah ini;

Tabel

Jumlah Penduduk menurut Tingkat Pendidikan dirinci per Kecamatan  Tahun 2013

No

Tingkat Pendidikan

Jumlah Penduduk

Jumlah

Peme-nang

Tanjung

Gangga

Kayangan

Bayan

1

Belum Sekolah

10.964

18.257

16.174

17.009

24.059

86415

2

Tidak Tamat SD

5.555

8.046

9.014

7.085

8.688

39035

3

SD

 5.505

 4.232

5.753

 5.880

7.237

59534

4

SMTP

2.467

 2.255

 2.574

 2.622

 2.987

27721

5

SMTA

 2.579

 1.063

 1.586

 1.137

 1.508

26796

6

DII

239

413

264

160

233

1267

7

DIII

146

352

218

139

136

1005

8

S1

483

1.085

940

490

528

3906

9

S2

23

42

21

13

13

113

10

S3

4

1

1

1

1

10

Total

38.436

53.943

50.982

46.767

52.528

245802

Sumber : Dikbudpora KLU 2013

                                Berdasarkan tabel 9 di atas jumlah penduduk yang bersekolah (SD, SLTP, SMU, Akademi/Perguruan Tinggi) mencapai 49% dan yang tidak/belum pernah sekolah 51%.

                                Dari jumlah penduduk yang bersekolah tersebut didominasi penduduk yang tamatan SD yakni sebesar 24%, tamatan SLTP 11%, tamatan SMU 10% dan Akademi/Perguruan Tinggi 2%. Kalau melihat prosentase ini Kabupaten Lombok Utara memerlukan kebijakan untuk meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia, antara lain dengan lebih mengintensifkan program wajib belajar 9 tahun serta pemberian beasiswa kepada siswa  berprestasi yang pada akhirnya dapat dijadikan sebagai modal untuk membangun Kabupaten Lombok Utara.

                                Untuk tingkat pendidikan jika diukur dari rata-rata lama sekolah, berdasarkan data terakhir yang diambil dari kabupaten induk (Lombok Barat),  pada tahun 2006 rata-rata lama sekolah mencapai 5,86 tahun naik menjadi 6,16 tahun pada tahun 2007 dan diproyeksikan meningkat menjadi 6,53 tahun pada tahun 2008 dan di upayakan sampai tahun 2013 akan terus meningkat.

                Apabila indikator keberhasilan bidang pendidikan diukur dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM), maka keberhasilan bidang pendidikan di Kabupaten Lombok Utara dapat digambarkan sebagai berikut : (1) APK SD sebesar 110,78% pada tahun 2007; (2) APK SMP sebesar 100,41 % pada tahun 2007; dan (3) APK SMU sebesar 57,73% pada tahun  2007. Sedangkan pada Angka Partisipasi Murni (APM) sebagai berikut : (1) APM SD sebesar 98,30 % pada tahun 2007; APM SMP sebesar 95,97% pada tahun 2007; dan APM SMU sebesar 56,53 % pada tahun 2007.

                Derajat pendidikan penduduk Lombok Utara mengalami peningkatan yang antara lain diukur dengan meningkatnya Angka Melek Aksara penduduk usia 15 tahun ke atas, meningkatnya jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan jenjang SMP / MTS dan meningkatnya Angka Partisipasi Sekolah untuk semua kelompok usia, namun perlu diakui bahwa masih banyak penduduk Kabupaten Lombok Utara yang miskin yang belum mampu menamatkan sekolah pada jenjang SMA.

 

Weblinks

Hubungi Kami

Kantor Bupati Lombok Utara

Jln. Lapangan Supersemar Tanjung,

Phone : +62-370-6147277

Fax     : +62-370-6147277

Admin : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Web   : www.lombokutarakab.go.id