Peta Wilayah Kabupaten Lombok Utara

Peta Kabupaten Lombok Utara 

 Gambaran Umum Demografis klu

                      Dari aspek demografi, jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Utara sampai dengan bulan Desember Tahun 2013 berjumlah 245.802  jiwa. Penduduk yang merupakan faktor dominan  perlu dijaga dan terus dikendalikan pertumbuhannya, keberadaan jumlah penduduk yang besar dan berkualitas  dapat dijadikan sebagai modal pembangunan, demikian sebaliknya jumlah penduduk yang besar dan tidak dibarengi dengan kualitas akan menjadi beban pembangunan.

                      Penduduk sebagai sasaran Pembangunan perlu terus diberdayakan secara optimal sehingga kedepan diharapkan dengan penduduk yang berjumlah besar akan menjadi nilai tambah bagi Pembangunan Kabupaten Lombok Utara.

                      Penduduk baru dikatakan sebagai modal Pembangunan apabila telah mampu berperan sebagai pelaku Pembangunan bukan menjadi beban pembangunan.

                      Berikut ini dapat digambarkan kondisi penduduk dengan berbagai klasifikasi, seperti Jumlah Penduduk  diklasifikasi menurut jenis kelamin, Struktur usia, jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan.

Tabel 

Penduduk Menurut Jenis Kelamin dan Rasio Jenis Kelamin di Kabupaten Lombok Utara Tahun 2013

jumlah penduduk menurut jenis kemlamin

Sumber Data : Dinas Dukcapil KLU, 2013.

 

                      Permasalahan penduduk hampir sama pada tiap daerah termasuk Lombok Utara yakni masalah jumlah penduduk yang besar, penyebarannya yang tidak merata, tingkat pertumbuhan yang tinggi, dan kualitas yang rendah. Berdasar acuan Tabel 5 diatas tergambar bahwa  jumlah penduduk laki-laki maupun perempuan seimbang.

Adapun jumlah kepala keluarga di Kabupaten Lombok utara yang tersebar pada 5 (lima) kecamatan, sebagaimana terdapat pada tabel berikut ini :

Tabel

Jumlah Kepala Keluarga Menurut Kecamatan

di Kabupaten Lombok Utara

jumlah dusun

                Sumber : Dinas Dukcapil KLU 2013.

                      Keberhasilan pembangunan Lombok Utara tidak terlepas dari perencanaan yang matang, perencanaan yang matang akan sangat tergantung pada data dasar yang dimiliki. Salah satu point adalah jumlah Rumah Tangga dan jumlah Anggota Rumah Tangga. Dua point ini adalah dasar untuk menentukan kebijakan pola meningkatkan kesejahteraan, pengelolaan pembangunan atas dasar kemampuan kualitas masyarakat.

Tabel

Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur Dirinci Menurut Kecamatan Tahun 2013

jumlah penduduk menurut umur

   Sumber : Dinas Dukcapil KLU, 2013.

                      Dari gambaran Tabel 7 di atas dapat dilihat bahwa Penduduk Kabupaten      Lombok Utara didominasi oleh penduduk usia Sekolah (5-19 th) sebesar 28 % dan penduduk usia kerja (20-34 th) sebesar 30% sehingga diperlukan perencanaan yang matang untuk meminimalisir penduduk putus sekolah dan tingkat pengangguran. Meminimalisir kedua hal tersebut dengan menciptakan lapangan kerja yang memadai pada sektor-sektor dimana sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya, dan membuka lapangan kerja pada sektor-sektor andalan Daerah sehingga masyarakat merasakan manfaat dari pemekaran Kabupaten Lombok Utara.Dengan menciptakan dan membuka lapangan kerja maka pendapatan per kapita penduduk bertambah dengan demikian masyarakat (Kepala Keluarga) meningkat kemampuan untuk menyekolahkan anaknya/anggota keluarga yang bersekolah dan mengurangi pengangguran bagi masyarakat.

                      Selanjutnya gambaran keadaan penduduk menurut jenis pekerjaan dijabarkan pada tabel di bawah ini.

  Tabel

Penduduk yang bekerja (Kualitas) menurut lapangan pekerjaan Tahun 2012

jumlah penduduk menurut lapangan kerja

Sumber : Dinas Dukcapil KLU 2012.

                                Penduduk bekerja pada sektor pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan sebesar ( 57,13 %). Besarnya penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian mengindikasikan besarnya potensi dibidang tersebut yang apabila diimbangi dengan pengelolaan yang baik akan berimplikasi pada penyerapan tenaga kerja.

                                Sedangkan Penyerapan terbesar setelah sektor jasa-jasa (63,90%) yang mencakup Bidan, Buruh Harian Lepas, Dokter, Guru, Juru Masak, Pegawai Negeri Sipil, Pelajar/Mahasiswa, Pembantu Rumah Tangga, Penata Rias, Penterjemah, Tukang Cukur, Tukang Jahit ter masuk yang belum bekerja. Ini berarti tugas Pemerintah Daerah untuk terus menciptakan lapangan pekerjaan masih menuntut perhatian penuh demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

                                Penyerapan tenaga kerja pada berbagai sektor akan sangat tergantung pada sumberdaya manusia, penyerapan tenaga kerja selalu berbanding lurus dengan sumberdaya manusia sehingga gambaran sumberdaya manusia berpengaruh pada proyeksi penyerapan tenaga kerja maupun penciptaan lapangan kerja baru. Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat pada tabel di bawah ini;

Tabel

Jumlah Penduduk menurut Tingkat Pendidikan dirinci per Kecamatan  Tahun 2013

jumlah penduduk menurut tingkat pendidikan

Sumber : Dikbudpora KLU 2013

                                Berdasarkan tabel 9 di atas jumlah penduduk yang bersekolah (SD, SLTP, SMU, Akademi/Perguruan Tinggi) mencapai 49% dan yang tidak/belum pernah sekolah 51%.

                                Dari jumlah penduduk yang bersekolah tersebut didominasi penduduk yang tamatan SD yakni sebesar 24%, tamatan SLTP 11%, tamatan SMU 10% dan Akademi/Perguruan Tinggi 2%. Kalau melihat prosentase ini Kabupaten Lombok Utara memerlukan kebijakan untuk meningkatkan kualitas Sumberdaya Manusia, antara lain dengan lebih mengintensifkan program wajib belajar 9 tahun serta pemberian beasiswa kepada siswa  berprestasi yang pada akhirnya dapat dijadikan sebagai modal untuk membangun Kabupaten Lombok Utara.

                                Untuk tingkat pendidikan jika diukur dari rata-rata lama sekolah, berdasarkan data terakhir yang diambil dari kabupaten induk (Lombok Barat),  pada tahun 2006 rata-rata lama sekolah mencapai 5,86 tahun naik menjadi 6,16 tahun pada tahun 2007 dan diproyeksikan meningkat menjadi 6,53 tahun pada tahun 2008 dan di upayakan sampai tahun 2013 akan terus meningkat.

                Apabila indikator keberhasilan bidang pendidikan diukur dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni (APM), maka keberhasilan bidang pendidikan di Kabupaten Lombok Utara dapat digambarkan sebagai berikut : (1) APK SD sebesar 110,78% pada tahun 2007; (2) APK SMP sebesar 100,41 % pada tahun 2007; dan (3) APK SMU sebesar 57,73% pada tahun  2007. Sedangkan pada Angka Partisipasi Murni (APM) sebagai berikut : (1) APM SD sebesar 98,30 % pada tahun 2007; APM SMP sebesar 95,97% pada tahun 2007; dan APM SMU sebesar 56,53 % pada tahun 2007.

                Derajat pendidikan penduduk Lombok Utara mengalami peningkatan yang antara lain diukur dengan meningkatnya Angka Melek Aksara penduduk usia 15 tahun ke atas, meningkatnya jumlah penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan jenjang SMP / MTS dan meningkatnya Angka Partisipasi Sekolah untuk semua kelompok usia, namun perlu diakui bahwa masih banyak penduduk Kabupaten Lombok Utara yang miskin yang belum mampu menamatkan sekolah pada jenjang SMA.

 

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial