Budaya KLU diperkenalkan Melalui Gawe Beleq Mahasiswa Lombok Utara Jilid III ke Mata Dunia

Bupati Lombok Utara memberikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Ikatan Pelajar  Mahasiswa Lombok Utara (IPMLU) di Yogyakarta secara resmi telah menghelat acara gawe beleq Lombok Utara jilid III, Kamis (9/11), acara itu dilangsungkan di Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949 sekitar pukul 07.20 Wib.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, mengungkapkan, daerah yang ia pimpin sudah mengalami perkembangan signifikan dari sisi pariwisata pun dengan budayanya. Adanya promosi yang di inisiasi oleh mahasiswa di daerah sarat sejarah dan budaya (Yogyakarta) adalah langkah awal dalam menunjukkan keseriuran KLU“ Kekayaan budaya Lombok Utara terus dilestarikan dan diperkenalkan. Inilah saatnya seluruh Indonesia bahkan dunia tahu,” ungkap Najmul.

Sebagai daerah dengan tagline destinasi wisata dunia, Lombok Utara tidak hanya sekadar menonjolkan sisi pariwisatanya. Budaya dan adat, kata Najmul, justru jadi salah satu keunggulan yang dapat disandingkan. Betapa tidak, budaya adat disana lahir dari keyakinan orang tua dulu terhadap tuhan yang maha esa sehinggatak luput dari nilai-nilai agama. “Budaya yang kami miliki ini merupakan satu kenyataan. Kita sebagai  warga KLU patut berbangga, hari ini setidaknya   tak   kurang  dari 3 ribu   wisatawandatang ke tiga gili,” terangnya.

Orang nomor satu di Lombok Utara ini, juga mengucapkan terima kasih terhadap seluruh elemen mahasiswa KLU di Yogyakarta yang sudah mendedikasikan diri dalam  menyatukan semangat  dan  pikiran   guna   terus  mempromosikan budaya adat serta kesenian.“Begitu juga dengan semua kepala SKPD, Kepala Desa, Pimpinan Dewan malamini dengan seluruh mahasiswa bahkan yang berasal dari NTB, datang untukmemeriahkan acara ini,” jelasnya.“Mari kita secara bersama melestarikan  dan mempromosikan budaya dan adat kita sehingga dapat terus dikenal,”ajaknya.

Sementara itu Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Lombok Utara (IPMLU)Yogyakarta Raden   Winata   Dharmajaya   mengatakan, acara yang dihajatkan sebagai agenda tahunan itu, kali  ini mengambil tema “Kembang Rempe” dan diharapakan  menjadi salahsatu  wadah dalam ajang promosi adat dan budaya Lombok Utara. “Acara ini sudah ditunggu-tunggu oleh mahasiswa dan masyarakat di Yogyakarta, dan tentu sebagai upaya dalam   mempromosikan potensi yang dimiliki oleh Lombok Utara,” katanya mengawali acara dengan sambutan.

Menurutnya, Gawe beleq pertama kali digelar pada tahun 2015. Dengan adanya support penuh dari pemerintah daerah sehingga ditahun ketiga ini acara tetap bisa berjalan. Pihaknya berharap   apa   yang   menjadi hajatan  bisa sukses dan memberi dampak dalam kemajuan KLU.“Saya ingin menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh pemerintah,mahasiswa dari seluruh Indonesia di sini dan masyarakat. Melalui ini, adalah bentuk konsistensi kami dalam mempromosikan budaya dan adat kita,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut setidaknya terdapat ratusan masyarakat Yogyakartamemadati areal monumen.  Mereka cukup antusias menikmati sejumlah atraksi yang disuguhkan. Mulai dari gendang beleq, tari rebab, presean, reog Ponorogo, Cilokak, Tari Kembang Rempe, dan Teater. Dalam acara ini juga, pemda KLU juga secara resmi  menjadikan IPMLU sebagai duta kesenian dan budaya   di Yogyakarta.

(Agus Humaspro)

Weblinks

Hubungi Kami

Kantor Bupati Lombok Utara

Jln. Lapangan Supersemar Tanjung,

Phone : +62-370-6147277

Fax     : +62-370-6147277

Admin : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Web   : www.lombokutarakab.go.id

social