Penyerahan PPB dan STLPI Integrasi Pelepasan Mahasiswa IKIM

Tanjung, Humaspro Setda KLU - Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH secara simbolis menyerahkan piagam purna bakti (PPB) dan surat tanda lulus penyesuaian ijazah (STLPI) tahun 2019 integrasi pelepasan mahasiswa yang studi ke Institut Kemahiran Industri Malaysia (IKIM), Jum'at (27/12/2019).

Mengawali sambutannya H. Najmul Akhyar menyampaikan atas nama pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lombok Utara (KLU) memberikan apresiasi sekaligus berterima kasih yang setulus-tulusnya kepada para ASN yang telah menunjukan dedikasi luar biasa menjadi abdi negara serta abdi masyarakat di KLU.

"Sebagai pimpinan daerah sekaligus masyarakat Lombok Utara saya tidak bisa memberikan balasan yang setimpal atas pengabdian bapak ibu sekalian. Semoga Allah SWT memberikan balasan sebaik-baiknya balasan" tutur Sekjen APKASI ini.

Pemerintah daerah hanya mampu memfasilitasi pelatihan kewirausahaan kepada para ASN prapensiun agar saat purna tugas memiliki usaha yang bernilai ekonomi dan mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sementara bagi para ASN yang menerima sertifikat penyesuian ijazah, Najmul Akhyar menegaskan bahwa proses itu dapat dilaksanakan berdasarkan permohonan para ASN yang bersangkutan.

Bupati penerima penghargaan terbaik dalam inovasi rehabilitasi bencana ini bersyukur lantaran proses penyesuaian ijazah bagi para ASN yang mengabdikan diri di lingkungan Pemkab Lombok Utara itu bisa dilaksanakan sesuai harapan. Walaupun dalam pemrosesannya tidak luput dari adanya kendala-kendala.

Dia meyakini kenaikan pangkat para ASN tersebut bisa mendorong mereka bekerja lebih baik dan berdedikasi tinggi demi mengeskalasi percepatan penatakelolaan aspek-aspek pembangunan daerah dan pelayanan publik pascagempa mengoyak Lombok Utara pada 2018.

Demikian juga halnya pengangkatan P3K, pihaknya berharap banyak putra-putri KLU bisa lolos terutama bagi mereka yang sudah cukup lama mengabdikan diri di Kabupaten Lombok Utara.

"Oleh karena itu, harapan saya setelah penyesuaian pangkat ini setiap ASN bisa bersemangat meningkatkan kapasitas diri. Apalagi banyak di antara bapak ibu berprofesi sebagai guru. Jadi, tolong tingkatkan kapasitas dengan melanjutkan studi di perguruan tinggi," harapnya.

Menurut bupati, pemerintah daerah juga mengirim anak-anak Lombok Utara kuliah di Malaysia seraya menceritakan proses perkuliahan hanya ditempuh dalam dua semester dan dilanjutkan dengan praktek. Setelah praktek dijalani para mahasiswa/i nantinya akan langsung direkrut sebagai karyawan di tempat tersebut sembari mengharapkan mudah-mudahan niatan baik iti sesuai dengan harapan.

"Dan harapan kami begitu anak-anak kita pulang, mereka bisa membawa pulang ilmu yang ditempa selama di Malaysia untuk dikembangkan di daerah kita," pungkasnya.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan terima kasih kepada bank BNI Syariah yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Untuk ke depan, Pemda KLU berharap kepada pimpinan Bank NTB Syariah supaya dilakukan perbaikan terhadap sistem yang diaplikasikan lantaran bank tersebut milik pemerintah. Harapan itu sudah lama dudiskusikan bersama tetapi hingga kini belum bisa dilakukan.

"Saya pun melepas adik-adik kita ke Malaysia, silahkan bawa nama baik Lombok Utara," pinta dia.

"Jika program ini sukses maka kami juga akan mengirim mahasiswa pada periode berikutnya. Dan, sekarang saya sudah mendapatkan tawaran dari pemerintah Jerman untuk mengirim keluar negeri. Ini sedang kita bicarakan dan banyak juga yang kuliah lewat LPDP," tutup bupati.

Dihadapan Bupati dan para ASN yang hadir dalam acara itu, Kepala BKD-PSDM KLU H. Muhammad Najib, S.Pd, M.Pd melaporkan, bahwa pelaksanaan kegiatan penyerahan piagam purna bhakti serta surat tanda lulus penyesuaian ijazah tahun 2019 yang dirangkaikan dengan proses akhir pemberangkatan mahasiswa IKIM Malaysia dimana dalam waktu dekat ini segera diberangkatkan.

Menurut Najib, dasar hukum kegiatan itu diantaranya UU nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah, Perka BKN nomor 26 Tahun 2013 tentang pedoman pemberhentian dan pemberian pensiun PNS yang mencapai batas usia pensiun dan akan diberhentikan dalam pangkat pembina tingkat I golongan IV/b ke bawah, Perka BKN nomor 2 Tahun 2018 tentang pedoman pemberian pertimbangan teknis pensiun PNS dan pensiun janda dan duda PNS, Keputusan Kepala BKN nomor 12 Tahun 2002 tentang ketentuan pelaksanaan PP nomor 99 Tahun 2000 tentang kenaikan pangkat PNS sebagaimana telah diubah dengan PP nomor 12 Tahun 2002, Perka BKN nomor 33 Tahun 2011 tentang kenaikan pangkat bagi PNS yang memperoleh STTB/Ijazah.

Disampaikan Najib, PNS yang sudah mencapai usia pensiun diberhentikan dengan hormat dan akan diberikan hak-haknya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di samping itu juga diberikan piagam purna bhakti sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada PNS yang sudah melaksanakan tugas dan pengabdian selama aktif bekerja pada instansi pemerintahan di KLU.

"Maka Pemerintah KLU memberikan piagam Purna Bhakti," tutur Najib.

Menururnya, jumlah ASN KLU yang telah memasuki batas usia pensiun pada tahun 2020 sebanyak 131 orang dengan rincian pensiun dikarenakan batas usia pensiun sebanyak 119 orang, janda/duda atau meninggal sejumlah 12 orang.

Kegiatan penyerahan piagam Purna Bhakti itu dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. Pemberian piagam tahap pertama dilaksanakan pada HUT KLU ke-11 pada 21 Juli 2019 kepada PNS Purna Bhakti yang memasuki batas usia pensiun terhitung mulai 1 Januari sampai 21 Juli 2019 sebanyak 70 orang.

Sementara penyerahan piagam Purna Bhakti tahap kedua tersebut laksanakan bersamaan dengan penyerahan surat tanda lulus ujian penyesuaian ijazah tahun 2019 dan diserahkan langsung oleh Bupati Lombok Utara. Piagam Purna Bhakti itu diserahkan kepada 6 utusan pensiun yang memasuki usia pensiun terhitung mulai 1 Agustus sampai 1 Januari 2020.

Dikesempatan itu, Muhammad Najib juga menyampaikan maksud dan tujuan ujian penyesuaian ijazah bagi PNS di lingkup pemerintah KLU tahun 2019 antara lain memberikan penghargaan bagi PNS agar mempunyai sikap disiplin, integritas kerjasama serta pengabdian yang tulus untuk menunjang tugas kedinasan, serta memanfaatkan sikap dan semangat pengabdian PNS yang berorientasi pada pelayanan publik, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat. Ujian diikuti oleh 200 orang peserta berasal dari berbagai instansi di antaranya Dikpora, Dikes, Disbudpar, Dishublutkan, Bappeda, Diskominfo, Satpol PP dan Damkar, serta Bagian Setda KLU.

"Untuk dimaklumi, dari 200 peserta yang mengikuti ujian yang dinyatakan lulus seleksi tes sejumlah 194 orang. Untuk 6 orang lainnya dinyatakan tidak lulus dan diharuskan mengulang lagi pada tahun yang akan datang. Bagi peserta yang lulus berhak mendapatkan surat lulus penyesuaian ijazah yang digunakan untuk mengusulkan pangkat ke jenjang yang lebih tinggi," urainya.

Dipaparkannya bahws pelaksanaan ujian penyesuaian ijazah ini dimulai dari tahap pengumuman pendaftaran pada tanggal 1 Nopember 2019, pengumuman hasil verifikasi dan seleksi administrasi, serta ujian penyesuaiannya dilaksanakan pada 18 Nopember 2019.

"Alhamdulillah pada kesempatan ini seluruh peserta penyesuaian ijazah sudah hadir dan siap menerima penyerahan sertifikat penyesuaian ijazah," tutupnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula kantor Bupati Lombok Utara itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis SK Purna Bakti, penyerahan STLPI serta penyerahan beasiswa mahasiswa IKIM. (sta/humaspro), foto: den/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial