200 PNS Lombok Utara Ikut Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah 2019

Diskominfo KLU, Mataram - Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kemampuan serta prestasi kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Lombok Utara, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah menyelenggarakan Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah Tahun 2019 yang bertempat di gedung UPT BKN Mataram, Rabu (20/11/2019).

Ujian kenaikan pangkat yang di buka langsung oleh Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar Bambang Hari Samasto tersebut adalah merupakan rangkaian kegiatan yang diperuntukan bagi Pegawai Negeri Sipil yang berpangkat Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d dan Penata Tingkat I golongan ruang III/d untuk dapat dinaikkan pangkatnya, disamping memenuhi persyaratan lain yang telah ditetapkan berdasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002.

Pada saat dimintai keterangan terkait jumlah penyesuaian ijazah PNS yang siap dianggarkan Pemkab Lombok Utara, Kepala BKD-PSDM Lombok Utara Moh. Najib, M.Pd menyampaikan bahwa di tahun 2019 ini anggaran penyesuaian ijazah disiapkan untuk 350 orang PNS.

"di tahun 2019 ini, kita menganggarkan anggaran untuk penyesuaian ijazah bagi 350 orang, namun setelah kita membuka pendaftaran setelah dilakukan proses seleksi penerimaan calon peserta ujian PI yang mendaftar 210 orang" jelasnya.

Setelah melewati tahap verifikasi berkas oleh BKD-PSDM, dari 210 pendaftar terhimpun sebanyak 200 PNS yang dinyatakan lulus secara administratif dan 10 orang PNS tidak memenuhi syarat. Adapun beberapa sebab pendaftar tidak di luluskan pada tahap awal tersebut antara lain karena ijazah terakhir yang dimiliki oleh PNS tidak linier dengan jabatan yang diembannya saat ini serta PNS dalam pangkatnya itu masih kurang dari masa dua tahun.

PNS yang dinyatakan lulus administrasi selanjutnya akan mengikuti ujian dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan jumlah pertanyaan sebanyak 100 soal dan harus diselesaikan dalam kurun waktu 90 menit. Ujian CAT dibagi dalam empat sesi, dimana tiap sesi peserta terdiri dari 50 orang yang kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara. 200 PNS yang ikut ujian tersebut di dominasi oleh guru dengan jumlah 175 PNS dan sisanya adalah Pemerintahan.

"Setelah tes tulis nanti ada sesi wawancara, itu dua komponen ini yang menjadi penilaian hasil tes tulis dan nanti hasil wawancara" tutur M. Najib.

"Hasilnya keluar kalau segera direkap ya bisa saja besok atau lusa bisa kita perlihatkan" sambungnya.

(Yoan)

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial