Upacara Penutupan Opster Tni 2019 Di NTB

Diskominfo KLU, Tanjung - Sejak ditugaskan dalam operasi teritorial TNI untuk membantu percepatan rehab rekon rumah warga terdampak gempa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang dimulai tanggal 7 Januari 2019 lalu, kini pasukan TNI yang tersebar di beberapa Kabupaten/Kota tersebut ditarik kembali.

Upacara Penutupan Operasi Teritorial TNI di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat dilaksanakan di Lapangan Umum Tioq Tata Tunaq Tanjung Kabupaten Lombok Utara, Jum'at (13/03/2019).

Adapun undangan yang turut hadir dalam Kegiatan upacara tersebut diantaranya Sekretaris Daerah NTB Ir. H. Rosiady Husaenie Sayuti, M.Sc, Ph.D., Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Achmat Juri, M.Hum., Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Sekda Kabupaten Lombok Utara Drs. H. Suardi, MH., Asisten I Setda Kabupaten Lombok Utara Kawit Sasmita, SH., dan Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.

Pasukan Upacara Penutupan Operasi Teritorial TNI tersebut terdiri dari pasukan Satgas Opster, pasukan gabungan Kodim 1606/Lobar, TNI AL TNI AU, Batalyon Infanteri 742/SWY, pasukan gabungan Brimobda NTB, Polres Mataram, Polres Lombok Utara, Satpol PP KLU, dan gabungan para pelajar SLTP dan SMU di Kabupaten Lombok Utara.

Berdasarkan hasil laporan operasi teritorial pasukan TNI oleh Danrem 162/Wira Bhakti, latar belakang operasi teritorial yang dilaksanakan bertujuan untuk membantu Pemerintah Daerah khususnya untuk percepatan rehab rekon rumah warga masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memantapkan kemanunggalan TNI rakyat dalam rangka menyiapkan ruang, alat dan kondisi jiwa yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara.

Adapun beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan pasukan TNI dalam operasi teritorial itu diantaranya, pembuatan 70 unit rumah huntara, pembuatan 7 sumur bor, penataran fasilitator rumah rusak sedang dan rusak ringan untuk 1.456 orang di seluruh wilayah yang terdampak gempa, penataran fasilitator rumah rusak berat 1.768 orang di seluruh wilayah terdampak gempa, bakti sosial operasi katarak untuk 300 orang, dan program kegiatan lainnya termasuk perlombaan di bidang olahraga.

Bertindak sebagai inspektur upacara
Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri yang mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama pelaksanaan obster TNI semua kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

"Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari peran serta dan kerja sama yang baik dari unsur Pemda, TNI, Polri, serta segenap lapisan masyarakat dalam menyelesaikan setiap kegiatan" ungkap Kasdam mewakili Pangdam.

Diakhir sambutannya, Operasi Teritorial TNI tahun 2019 Kodam IX/Udayana di wilayah Korem 162/Wira Bhakti secara resmi dinyatakan ditutup. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemukulan beduk oleh Inspektur Upacara di dampingi oleh Kapolda NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, Bupati Lombok Utara, dan Sekda Provinsi NTB.

Pada acara tambahan, Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyerahkan penghargaan kepada Tim Fasilitator terbaik dalam membantu percepatan rehab rekon rumah warga pasca gempa di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan selanjutnya melakukan peninjauan bhakti sosial serta pasar murah.

(Yoan) Photo : Yoan

 

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial