Bupati Hadiri Deklarasi Desa Pendua Bangkit

Humaspro Setda KLU, Kayangan - Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, didampingi Camat Kayangan H. M. Thohir, SH, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, dan Pararelawan mendeklarasikan Desa Pendua Bangkit.

Kades Pendua Agus Salim, dalam sambutannya menyampaikan deklarasi Desa Pendua Bangkit adalah langkah awal untuk membangun kembali masyarakat, khususnya di Desa Pendua untuk bangkit setelah bencana melanda. "Kita memulai aktivitas, meskipun dengan kondisi terbatas.Kita bangun semangat. Boleh saja, rumah kita rata dengan tanah, tetapi semangat kita untuk membangun kembali, harus ada dan kuat," paparnya.

Menurutnya, Deklarasi Desa Pendua Bangkit disuarakan, agar terpatri jiwa semangat untuk peduli membangun desa dan masyarakat. "Ada beberapa hal yang perlu kita tanamkan khususnya bagi masyarakat yang ada di Pendua. Pertama, bersyukur karena kita masih diberikan keselamatan hingga saat ini. Kedua, sabar menghadapi bencana. Ketiga, percaya diri dengan kemampuan untuk mandiri. Keempat, tetap jaga kekompakan dan yang terakhir kembali ke jati diri kita sendiri," jelasnya.

Pada masa darurat, Pemdes Pendua cukup banyak menerima bantuan, baik dari pemerintah maupun relawan. Kini, telah mulai didirikan huntara pada beberapa dusun, sebagai pemicu semangat untuk bangkit dan bangun kembali di Desa Pendua.

Dalam pada itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, berterima kasih kepada pararelawan yang telah membantu masyarakat, khususnya di Lombok Utara. Pemda KLU tak bisa membalas, kecuali dengan mendoakan hal-hal yang terbaik bagi pararelawan dan lembaga yang berdonasi.

Bupati Najmul mengajak masyarakat untuk bangkit dari kesedihan."Kesedihan tak pernah bisa membantu kita menyesaikan masalah. Adapun yang mampu menyelesaikannya adalah dengan bangkit beraktivitas kembali seperti dulu. Memanfaatkan puing bangunan yang masih tersisa, untuk membangun kembali hunian," tutur bupati.

Bupati juga menyampaikan karakter paling berharga dari masyarakat KLU yaitu tak adanya fenomena pengemis. "Meskipun presentasi kemiskinan tertinggi di NTB, tetapi nyaris tak ada masyarakat KLU yang menjadi pengemis," ungkap bupati.

Bupati berpesan, tangis tak bisa menyelesaikan masalah, semangat mampu membangkitkan diri kita, bangkit dari keterpurukan. Pendua Bangun Kembali, Pendua Bangkit.

(rsd/humaspro) foto: rsd/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial