Bupati Lantik 10 Pelaksana Tugas Kades se-KLU

Humaspro Setda KLU, Pemenang - Dalam rangka melancarkan pelayanan masyarakat pada wilayah desa, lantaran telah berakhirnya masa jabatan kepala desa definitif. Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH, didampingi Sekretaris Daerah KLU Drs H. Suardi, MH, melantik 10 orang Pelaksana Tugas Kepala Desa se-Lombok Utara di Aula Pendopo Menggala (17/9).

Adapun Plt Kades yang dilantik adalah Saiful Bahri Bahsin pada Desa Singgar Penjalin, Suburuddin pada Desa Gili Indah, menggantikan M. Taufik. Kemudian H. Mudahar diamanahkan di Desa Jenggala menggantikan Samsul Rizal. Atmaja Gumbara Desa Gondang menggantikan Ahmad Johari. Ni Nyoman Kartini Desa Genggelang menggantikan Khairul Anwar.

Lainnya, Saiful Bahri dipercayakan di Desa Rempek menggantikan Rinadin, R. Sawinggih Desa Sesait menggantikan Airman. Abdul Hanan Desa Selengen menggantikan Sadirman. Selanjutnya, Mahulud di Desa Mumbul Sari menggantikan H. Syawaludin. Karyadi Desa Karang Bajo menggantikan Kertamalip.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar SH. MH, menyampaikan terima kasih atas dedikasi pimpinan desa selama menjabat di desa masing-masing. Dinamika pemerintahan menghendaki terlaksananya proses pengangkatan dan pemberhentian secara profesional.

"Pelaksana Tugas Kades memiliki hak yang relatif sama sesuai dengan kewenangannya. Harapan saya, amanah yang diberikan ini agar dipegang teguh dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," tutur bupati.

Terkait adanya bencana gempa, bupati berpesan agar memperhatikan warga yang ada di pengungsian, terutama anak-anak agar bisa tetap sekolah. Begitu pula dengan ibu-ibu yang memiliki anak kecil, agar bagaimana bisa menempati hunian yang terlindungi. "Pejabat kades yang baru harus mampu mencari terobosan terhadap persoalan yang dihadapi. Tentu tak mudah untuk dipikirkan, namun jika dihadapi dengan sabar dan sungguh-sungguh, tentu dapat diuraikan," ungkap bupati. Terkait bantuan stimulan, dalam pelaksanaannya bupati mengimbau masyarakat membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) dengan anggota 10-20 orang, untuk mengefektifkan penyaluran dan pertanggungjawaban dari dana stimulan tersebut.

Begitu pula disampaikan kepada jajaran OPD KLU untuk menganggarkan perspektif kebencanaan dalam perubahan APBD. Semangat ini juga harus "tertular" kepada desa-desa agar APBDes tertera untuk membangun hunian sementara dan tidak lagi tinggal di tenda-tenda pengungsian. "Berat atau tidaknya menjalankan amanah tersebut, tergantung dari keikhlasan menerima amanah yang diberikan. Jika kita ikhlas maka amanah terasa ringan, namun begitu sebaliknya. Mari kita bangun mindset berfikir kita ,walaupun amanah ini berat tetapi mulia," pungkas bupati.

Beban tugas yang diberikan menghantarkan pemilihan kepala desa pada wilayah masing-masing. Sebagai aparatur atau pemimpin di desa masing-masing, dibutuhkan profesionalitas dan tetap netral dalam pemilihan kades definitif nantinya.

(wld/humaspro) foto: rsd/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial