DKPP KLU Adakan Rakor Pembangunan Pertanian

Humaspro Setda KLU, Tanjung - Bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara berlangsung acara Rapat Koordinasi Pembangunan Pertanian bertema "Memanfaatkan Peluang dan Mencari Solusi terhadap Rencana Strategi (Restra) DKPP Kabupaten Lombok Utara" (9/7).

Acara rakor dibuka Asisten III Setda KLU itu juga dihadiri OPD terkait diantaranya Bappeda, Dinas Perindagkop, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, PUPR, BPS KLU, dan DPRD Lombok Utara, parapengusaha bidang pertanian dan peternakan, distributor pupuk, PHRI serta undangan lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana Ir. Agus Rahman, menjelaskan dengan ditetapkannya revisi RPJMD tahun 2016-2021 berimbas pada indikator kinerja sasaran Renstra DKPP 2016- 2021 menjadi semakin kompleks, terinci, dan terukur.

Lebih lanjut ditambahkannya, sasaran produksi adalah tanaman pangan, sayur-sayuran, buah-buahan, bunga-bungaan, tanaman perkebunan (Kakao, Kopi, Kelapa), produksi perternakan (Telur, Daging, Madu). Adapun serapan produk bidang pertanian, perkebunan dan peternakan dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH), tingkat kepuasan masyarakat melibatkan gender dengan kegiatan yang membuat mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

"Untuk mencapai indikator sasaran Renstra tersebut, kami mengundang berbagai pihak terkait, seperti Ketua Dewan Riset Daerah, BPTP NTB, Komisi Penyuluhan Pertanian KLU, Dekan Fakultas Pertanian Unram, serta unsur IFCA," jelas Sekretaris DKPP itu diakhir paparannya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda KLU Ir. Lalu Mustain MM, menyebutkan, rancangan pembangunan daerah perlu secara sistematis dan terencana, untuk melakukan perbaikan dari yang kurang baik menjadi baik, dengan memanfaatkan sumber daya secara maksimal, efesien, efektif dan akuntabel. Diuraikannya, bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan, maka dari itu proses pembangunan mesti direncanakan dengan tepat.

Lebih lanjut, disampaikannya bahwa beberapa program unggulan Kabupaten Lombok Utara antara lain peningkatan SDM, penanggulangan kemiskinan, pemenuhan infrastruktur secara merata, reformasi birokrasi dan peningkatan layanan publik, serta mempertahankan daya dukung lingkungan.

RPJMD tahun 2016-2021 berpedoman pada RPJP 2005-2025 yang memuat visi Lombok Utara 20 tahun. Sehubungan dengan visi ini maka RPJMD menjadi pedoman OPD dalam menyusun Renstra RPJMD.

"Secara umum potensi KLU, bertumpu pada pertanian, dan pariwisata, namun problem pertanian kedepannya, bagaimna pertanian bisa menyinergikan, peternakan, perikanan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar terutama perhotelan," ujar asisten dalam sambutan yang dibacakannya.

Acara kemudian secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda KLU Ir. Lalu Mustain, MM. Selanjutnya diselenggarakan berbagai pemaparan dari beberapa narasumber, dipandu oleh Kadis DKPP KLU Ir. H. Melta, yang berlangsung dibarengi dialog interaktif dari peserta rakor.

(sas/humaspro)   foto: rsd/humaspro

 

 

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial