Program Jubah, Pemda KLU Bangun Tiga Rumah

Program Jubah Pemda KLU Bangun Tiga Rumah

Humaspro Setda KLU, Tanjung - Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH bersama Wabup Sarifudin, SH., MH melakukan peletakan batu pertama pembangun tiga rumah warga masyarakat Kabupaten Lombok Utara yang mendapat bantuan program Jumat Bedah Rumah ("Jubah") di tiga tempat (13/4).

Hadir bersama bupati dan wabup dalam peletakan batu pertama pembangunan Jubah ini Asisten III Setda KLU Ir. Lalu Mustain, MM., Parakepala OPD, Baznas KLU, unsur Muspika.

Adapun warga masyarakat yang mendapat bantuan, pembangunan rumah program Jubah Pemda KLU ini adalah Inaq Muslimah. Warga Dusun Rangsot Desa Sigar Penjalin, Amaq Kersi Dusun Lendang Bila Desa Tegal Maja Kecamatan Tanjung dan Amaq Hamdi warga Dusun Pakmayong Desa Sesait Kecamatan Kayangan.

Asisten III Setda KLU Ir. Lalu Mustain, MM menjelaskan pembangunan rumah Program Jubah pada tahun 2018, telah mencapai sejumlah 18 unit.

"Perlu kita segarkan kembali bahwa pada tahun 2017, dalam kurun waktu 8 bulan, Pemda KLU telah membangun 59 unit rumah.
Kita berharap tahun ini, bisa lebih banyak lagi pihak-pihak yang peduli, sehingga makin banyak pula warga yang bisa dibantu," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH mengingatkan bahwa Program Jubah yang dilakukan dananya bukan dari APBD, tapi murni gerakan sosial.

"Alhamdulillah, banyak pihak baik perorangan maupun lembaga yang terketuk hatinya untuk bersama bergotong-royong membangun KLU melalui program Jubah," imbuh bupati.

Lebih lanjut bupati menjelaskan, bentuk kepedulian nyata itu diantaranya terdapat pengusaha perhotelan menyerahkan bantuan CSR Hotel Pandawa, untuk pembangunan 10 unit rumah. Termasuk pembangunan 2 unit dari 3 unit rumah yang dibangun hari ini (13/4) yaitu di Dusun Lendang Bila Desa Tegal Maja dan satunya lagi terletak di Dusun Pakmayong Desa Sesait. Sedangkan rumah yang dibangun di Dusun Rangsot Desa Sigar Penjalin kerja sama dari Disperindagkop dan Baznaz KLU.

"Siapapun yang mau berkontribusi untuk kebaikan dipersilakan. Mari kita gotong-royong membantu sesama. Insha Allah, kalau kita yakin pasti ada jalan," ajak bupati kepada yang hadir.

Selain itu, Program Jubah dikolaborasikan dengan peran serta dinas terkait. Dalam hal ini Dinas Kesehatan KLU yang menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan terhadap masyarakat. Ada pula Dukcapil untuk layanan pembuatan KTP, serta Dikpora yang mendata bila sekiranya ada anak usia sekolah yang putus bersekolah. Kolaborasi program tersebut sebagai bentuk layanan terintegrasi dari Program Jubah.

"Kini ketika ada kunjungan Program Jubah ada pemeriksaan kesehatan bagi warga sekitar. Kalau ada yang belum punya KTP atau KK silakan lapor sehingga besok petugas Dukcapil membawakan berkasnya. Begitu pula bagi anak-anak yang putus sekolah sampaikan segera ke Dikpora. Tak boleh lagi ada anak KLU yang tak bersekolah," tandas bupati.

Program Jubah dimulai sejak April setahun silam. Dalam perkembangannya, kian banyak yang berpartisipasi dari stakeholder dan donatur. Baik donasi perorangan maupun kelembagaan. Respons warga yang mendapatkan program merasa terbantu, lantaran keadaan rumah warga rata-rata memprihatinkan dan tinggal di pelosok dusun.

(sas/humaspro) Foto: rsd/humaspro.

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial