Bupati Buka Musrenbang PAPPM

Bupati Buka Musrenbang PAPPM

Humaspro Setda KLU, Gangga - Bertempat di Gedung Serbaguna Gondang (12/3). Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH.,MH didampingi Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan, Anak, Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa (Musrenbang PAPPM). Musrenbang ditandai pemukulan gong oleh Bupati Lombok Utara.

Acara dimeriahkan dengan puisi yang dibacakan Raden Prawangsa Jayaningrat, monolog Lalat Bergosip oleh Oci danmusik perkusi dari Sanggar anak-anak Sorong Jukung. Musrenbang dihadiri pula oleh seluruh Kepala OPD se-KLU, unsur LSM/NGO, perwakilan mahasiswa, perwakilan pelajar, perwakilan perempuan di KLU.

Ketua panitia pelaksana, Dra. Yuni Kurniati dalam laporannya menyampaikan bahwa landasan hukum dari kegiatan ini adalah UU nomor 7 tahun 1984 tentang Penghapusan Segala Bentuk Kekerasan terhadap Perempuan, UU nomor 25 tahun 2004 tentang Pembangunan Nasional, UU nomor 26 tahun 2008 tentang Pembentukan Kabupaten Lombok Utara , UU nomor 23 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, Intruksi Presiden tentang Pengharusan Gender Terlibat dalam Pembangunan, Perda nomor 21 tahun 2016 tentang Kesetaraan Gender dan Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang Kesetaraan Gender.

"Adapun sasaran dari kegiatan ini adalah Kelompok Perempuan, Organisasi Perempuan, KNPI, Karang Taruna, Mahasiswa dan Pelajar," imbuhnya yang juga Sekretaris Bappeda KLU itu.

Ditempat yang sama, Ketua P2TP2A Rohani Najmul Akhyar, SPd menyatakan dalam sambutannya bahwa kehadiran ibu-ibu, anak-anak dan adik-adik mahasiswa disini untuk merumuskan dan menyalurkan gagasan cemerlang membantu pemerintah dalam membangun KLU.

"Untuk anak-anakku, kalian mesti terbebas dari pernikhan dini, kekerasan seksual, perbedaan perlakuan, kesenjangan ekonomi dan sosial. Mari kita suarakan," ungkap Ibu Bupati menyemangati para hadirin.

Adapun Bupati Lombok Utara diawal sambutannya menyampaikan hasil Musrenbang PAPPM berdampak baik bagi masyarakat. Bupati mencontohkan di beberapa SKPD seperti Perijinan dan lainnya sudah menyediakan pojok menyusui bagi ibu-ibu yang menyusui. Berharap, lanjut bupati, OPD lain yang aspek layanan publik juga membuat pojok menyusui agar ada perubahan dan kemajuan layanan kedepannya.

"Kalau menghitung dari sisi angka, mungkin kita di KLU masih diurutan belakang sebagai kabupaten baru. Tetapi ini tantangan yang harus kita cari solusinya. Mari kita berpikir optimis, sehingga sedikitpun ruang yang ada dapat kita manfaatkan untuk membangun KLU," ajak bupati yang baru-baru ini menerima penghargaan sebagai bupati inspirasi perubahan itu.

(sas/humaspro) Foto: rsd/humaspro.

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial