Bupati Luncurkan Program Genta dan Debest KLU

Bupati Luncurkan Program Genta dan Debest KLU

Humaspro Setda KLU, Tanjung - Bertempat di Aula Kantor Bupati (7/3), Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH.MH membuka pertemuan konsolidasi Gerakan Sapu Bersih Drop Out (Saber DO) dan Sapu Bersih Gizi Buruk dan Kurang (Saber GEBUK). Acara tersebut juga dicanangkan Desa Bersih dan Sehat (Debest) serta Gerakan Orang Tua Asuh KLU (Genta KLU).

Hadir dalam acara tersebut Sekda KLU Drs. H. Suardi MH, Kadis Kesehatan dr. Khairil Anwar, Parakepala OPD KLU, Paracamat, paraKades, Perwakilan NGO dan undangan lainnya.

Terkait dengan kegiatan ini Sekda KLU, Drs Suardi, MH melaporkan sesuai dengan kebijakan bupati, bertajuk Percepatan, Inovasi dan Nilai Tambah (PIN). Inovasi pada bidang pendidikan disingkat Saber DO, sedangkan inovasi pada bidang Kesehatan disebut Saber Gebuk.

"Sesuai dengan data pada tahun 2016/2017, angka putus sekolah di Kabupaten Lombok Utara, terdapat 458 anak putus sekolah. Tim Saber DO sudah turun ke masyarakat agar anak usia sekolah kembali bersekolah. Sedangkan anak yang di atas usia sekolah, diikutkan Paket A, B, dan C," imbuh sekda.

Sementara inovasi pada bidang Kesehatan, lanjut sekda, untuk menurunkan angka gizi buruk dan gizi kurang, ada 30 data gizi buruk dan gizi kurang yang sudah dipetakan, kemudian dijemput untuk perbaikan gizi.

"Untuk mendukung gerakan Saber DO dan Saber Gebuk, ada kolaborasi dan kerja sama dengan OPD, berkaitan juga dengan program DeBeSt serta program Genta, pungkas sekda diakhir sambutannya.

Dalam pada itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH.MH menjelaskan ikhtiar tahapan program dapat mensejahterakan masyarakat KLU. Angka kemiskinan di KLU sangat berkaitan dengan IPM. Adapun IPM tidak bisa terlepas dari tiga hal yaitu pendidikan, kesehatan, dan daya beli.

"Pada bidang pendidikan hari ini kita workshop tentang Saber DO, saya berharap KLU bisa jadi kabupaten Angka Drop Out Nol (ADONO). Pada bidang kesehatan kita melakukan gerakan Saber Gebuk untuk menurunkan angka gizi buruk dan gizi kurang, tentu ini tidak bisa terlepas dari pola hidup bersih masyarakat maka ada program Debest," jelas bupati di hadapan peserta.

Diuraikan bupati, untuk memotivasi semangat cinta kebersihan kepada dusun desa dan kecamatan, bupati janjikan reward.

"Apabila ada dusun, desa, dan kecamatan terbersih, saya akan memberikan reward untuk berangkat umroh ke tanah suci," ungkap bupati disambut aplaus parahadirin. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita peluncuran program Genta dan Debest KLU.

(sas/humaspro)

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial