Bupati Lombok Utara Meninjau Warga dan Infrastruktur Pulau Gili Indah

Humaspro Setda KLU, Pemenang - Bupati Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH, didampingi Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Ir. Hermanto. Hadir pula perwakilan dari TNI dan unsur Kepolisian, Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Sinar Wugiyarno, SH, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata H. Muhammad, S.Pd, beserta rombongan. Bupati melakukan peninjauan lapangan ke Pulau Gili Indah, khususnya di Gili Trawangan dan Gili Meno, mengunjungi wsrga dan meninjau infrastruktur yang ada (15/8).

Dalam kunjungannya, bupati dan rombongan melihat bangunan yang ada di pinggir pantai dan bertegur sapa hingga berdialog dengan warga, baik warga asing maupun warga masyarakat yang ditemuinya saat peninjauan.

Selain itu pula, bupati dan rombongan mengunjungi pengungsi yang ada di Dusun Gili Meno. Pada kunjungan tersebut, bupati menyampaikan kondisi di tiga gili sudah aman dan nyaman. "Dengan keadaan ini, kita buktikan kepada dunia bahwa kita kuat dan mampu bangkit," tuturnya kepada pengungsi.Untuk membangkitkan pariwisata, Pemda KLU berencana mengundang wisatawan, bekerja sama dengan stakeholders pariwisata, berjuang bersama untuk membangkitkan dunia pariwisata KLU.

"Kita mesti bangkit dan tidak larut dengan kesedihan, maka dari itu saya datang ke gili untuk memulihkan destinasi pariwisata di Lombok Utara. Kita adalah masyarakat yang tangguh, bangkit lebih baik dari sebelum gempa," tandas bupati.

Kepala Desa Gili Indah H. M. Taufik, berterima kasih dengan adanya kunjungan pasca gempa dari bupati, selain meninjau warga pengungsi juga melihat infrastruktur gili.Sementara itu, Kepala Dusun Gili Meno Iskandar, menyampaikan agar adanya tim kesehatan yang tinggal di Gili Meno, kadus menjelaskan, perlunya tim kesehatan agar masyarakat bisa konsultasi kesehatan dan berobat.

Acara diakhiri dengan penyerahan secara simbolis, bantuan berupa beras sejumlah tiga ton kepada pengungsi yang diterima langsung Kadus Gili Meno disaksikan Kad.

Pemda KLU Mulai Enumerasi Sarana Prasarana Warga

Humaspro Setda KLU, Tanjung - Bertempat di tenda ruang Media Centre Penanggulangan Bencana, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda KLU Ir. Hermanto, memberikan keterangan terkait rencana enumeradi atau pendataan yang dilakukan terhadap sarana pemukiman masyarakat terdampak gempa (13/8).

Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Ekobang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang KLU M. Rizaldy, ST menyampaikan proses pendataan telah dimulai dengan melakukan koordinasi pada tingkat dinas terkait.

"Tindak lanjut pembangunan kedepan sebagai implikasi dari pendataan yang dilakukan secara terukur dan terencana, berkoordinasi dengan pihak BNPB," ujarnya singkat.

Ketika ditanya terkait target enumerasi, Asisten Bidang Ekobang itu menyampaikan rentang waktu yang diberikan guna enumerasi data sarana warga terdampak gempa dijadwalkan tiga hari kedepan.

"Dari hasil pendataan, setiap hari harus ada yang ditetapkan sebagai hasil verifikasi petugas dilapangan yang langsung dikirim ke pusat untuk ditindaklanjuti pihak BNPB Pusat," tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PUPR KLU M. Rizaldy, ST menambahkan adanya pembentukan tim untuk memverifikasi data kerusakan dari rumah warga, termasuk NGO, pihak universitas serta unsur dari pemerintah yang dibagi perkecamatan. Lanjutnya, tim bertugas memverifikasi data ril di lapangan dan sesuai dengan kondisinya.

"Informasi yang dihimpun telah mencapai 30 ribu lebih unit rumah warga, belum termasuk gedung sekolah dan perkantoran," ungkapnya.

Dijelaskannya, sekarang ini satu desa memiliki satu enumerator hingga berjumlah 43 orang yang terdiri dari 33 desa definitif dan 10 desa persiapan. Estimasi jumlah

"Personil tim seluruhnya berjumlah 90 orang lebih yang bekerja maksimal agar dalam waktu tiga hari pendataan dari enumerator dilengkapi dengan foto lapangan," ujarnya.

Dengan adanya enumerasi atau pendataan ini, diharapkan bantuan stimulan benar-benar diberikan kepada yang berhak. Agar masyarakat dapat segera tenang seperti harapan bupati beberapa waktu silam. Dana yang bersifat stimulan itu, setidaknya dapat membantu warga untuk membangun kembali rumahnya yang rusak akibat terdampak gempa bumi beruntun, serta memulai aktivitas seperti sedia kala.

(wld/humaspro) foto: rsd/humaspro

Presiden Jokowi Temui Warga Korban Bencana Gempa Lombok Utara di Posko Pengungsian

Titana Radio KLU, Gondang - Ratusan warga korban bencana gempa terlihat antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Negeri ini yaitu Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang didampingi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. di Posko pengungsian warga Dusun Lekok Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, Senin (13/8).

Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi berinteraksi secara langsung dengan warga yang terdampak gempa untuk mengetahui sejauh mana keadaan dan keluhan warga pasca bencana gempa yang terjadi pada hari Minggu tanggal 5 Agustus lalu.

Warga di posko pengungsian sontak ramai dan berdesakan ingin menyaksikan dan bersalaman secara langsung dengan orang nomor satu di Negeri ini. Presiden Jokowi sempat membagikan beberapa buku dan selendang kepada anak-anak dan masyarakat yang sengaja datang ke lokasi pengungsian warga tersebut.

Dari wawancara Koresponden Titana Radio KLU dengan salah satu Koordinator Posko Pengungsi yaitu Ibu Ida, ia menyatakan bahwa Presiden Jokowi akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak akibat gempa.

"Presiden Jokowi akan memberikan 50 Juta untuk rumah yang rusak berat dan 25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan dalam pengerjaannya nanti akan dikawal secara langsung oleh anggota TNI bersama dengan Kementrian PU" tandasnya.

(yn/titana) Photo : yn/titana

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial