Dinas Sosial KLU Gelar FGD pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB)

Diskominfo KLU, Tanjung - Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga untuk menghadapi kerawanan kerentanan resiko bencana di Kabupaten Lombok Utara, Pemerintah Daerah yaitu Dinas Sosial PP PA KLU mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama OPD terkait untuk membahas kesiapan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) khususnya di Kecamatan Kayangan yang digelar di ruang Kepala Dinas Sosial PP PA, Kamis (12/09/2019).

Dalam FGD tersebut, Kepala Dinas Sosial PP PA KLU Drs. H. Faisol menyampaikan bahwa program KSB pada dasarnya adalah merupakan kegiatan untuk kesiapsiagaan berkaitan dengan mitigasi bencana terutama pada daerah yang memang memiliki potensi rawan bencana sehingga resiko munculnya korban jiwa bisa lebih ditekan.

Terkait dengan pembentukan Kampung Siaga Bencana tersebut, Dinas Sosial rencananya akan memberikan pelatihan terhadap 60 peserta dari unsur masyarakat dengan tujuan untuk membentuk masyarakat yang berdaya dan lebih siap sebagai subjek maupun objek pembangunan, karena masyarakat akan ditempatkan sebagai pihak pertama dan utama dalam penanggulangan bencana sebelum datangnya batuan lain.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, H. Faisol berharap agar penanganan terhadap bencana bisa lebih baik lagi, tiap OPD bisa mengambil peran langsung apabila terjadi bencana sewaktu-waktu sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing berdasarkan SOP yang rencananya akan dibuat dalam sekala lebih besar yang akan disusun secara bersama-sama dengan mengikuti acuan yang ada dari BPBD sebagai leading sektor utama.

"Untuk tahun ini kami akan menentukan empat titik Kampung Siaga Bencana yang tersebar di tiap kecamatan yaitu Pemenang, Tanjung, Gangga, Kayangan, untuk Bayan akan dilaksanakan pada APBD 2020" jelas H. Faisol.

(Yoan)

Bappeda KLU Bersinergi Dengan UNDP Dalam Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pasca Gempa

Diskominfo KLU, Tanjung - Dalam rangka pemulihan kehidupan dan infrastruktur masyarakat pasca bencana gempa bumi di Lombok Utara Bappeda bersama dengan UNDP mengadakan kegiatan lokakarya untuk pemerintah Desa dan OPD terkait bertempat di Aula Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu (04/09/2019).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bappeda Lombok Utara Heryanto, SP., Sekban BPBD Provinsi Najib SH., CO UNDP perwakilan Provinsi NTB Zainudin., OPD lingkup Pemerintahan terkait, beserta pemerintah Desa Lombok Utara.

Lokakarya tersebut bertujuan untuk memberi penyegaran ilmu bagi pemerintah Desa dan OPD, serta menjadi ajang tukar informasi agar tidak terjadi tumpang tindih pemberian bantuan kepada masyarakat.

CO UNDP perwkilan Provinsi NTB menjelaskan kegiatan ini juga sebagai ajang konsultasi hasil kajian pemulihan infrastruktur masyarakat dan pemulihan ekonomi Kabupaten Lombok Utara baik dari rencana pemulihan, kebutuhan pemulihan, usulan masyarakat dan rencana intervensi kedepan.

"Kami dari UNDP sendiri siap memberikan kontribusi akan pemulihan di sektor ekonomi. Dari hasil kajian kami sebelumnya di Daerah Sambik Elen ada komoditi strategis mente, kemudian di Desa Genggelang ada kakao yang sejauh ini kami amati menjadi sumber penghasilan utama masyarakat setempat" tutur Zaenudin.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat ada kebutuhan untuk peningkatan kapasitas skill terkait dengan pengolahan hasil, branding, marketing dan pengelolaan keuangan.

Pada kesempatan yang sama kadis Bappeda Heryanto, SP mengungkapakan kegiatan ini menjadi forum yang sangat strategis bagi OPD untuk menyampaikan kebutuhannya. "jika kita mau segera pulih jangan kita hanya berharap dukungan dana dari APBD saja, tapi mari kita ajak relawan untuk membantu Lombok Utara" jelasnya.

Kadis Bappeda juga mengharapkan semua OPD bergerak bersama-sama berdasarkan dokumen rencana aksi daerah yang sudah tersusun, dengan usulan data yang jelas pasti banyak relawan yang akan membantu.

(Idham)

Sekda KLU Hadiri Rapat Koordinasi Perencanaan KUAPPAS 2020

Tanjung, Humaspro Setda KLU - Agar program perencanaan sinkron dengan prioritas nasional dan provinsi, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah mengadakan Rapat Koordinasi Perencanaan, persiapan KUAPPAS tahun 2020, bertempat di Aula Kantor Bupati yang dihadiri Sekretaris Daerah KLU Drs. H. Suardi, MH., beberapa Kepala OPD, Badan, Kantor lingkup Pemda KLU, Para Camat serta steakholder terkait (3/9).

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara Drs. H. Suardi, MH mengatakan apa yang tertuang dalam RPJMD memang harus kita wujudkan. Kemudian target yang belum tercapai harus kita analisa lagi, apa perlu dilanjutkan apa tidak. Kalau itu merupakan kebutuhan dari masyarakat, maka perlu dilanjutkan," tandas sekda.

Lebih lanjut dikatakannya, program pada tahun 2020 Kantor Pemerintah Daerah dan Kantor DPRD harus jadi prioritas. Demikian juga kantor pelayanan harus diutamakan mengikuti masterplan, termasuk penanganan bencana.

"Terhadap rehab rekon mesti benar-benar kita kawal, terutama BPBD dan Dinas Sosial, tolong capaiannya dipublikasikan, supaya masyarakat tahu apa yang pemda telah lakukan," imbuhnya.

Dalam pada itu, Kepala Bappeda KLU Heriyanto, SP menyebutkan tahun 2020 terkait rehab rekon untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakat, pemda mesti menyisihkan anggaran untuk membangun pusat pemerintahan.
Sementara dipikirkan pula fase pemulihannya pada aspek lain sehingga perlu menguraikan dan menghitung anggarannya.

Dijelaskannya, arah konsentrasi pada penanganan kemiskinan tetap dilakukan. Bagaimana mengatasinya, intervensi dan pendekatan yang dibutuhkan juga harus jelas.

"Pada tahun 2019, kita sudah punya dokter desa 19 orang dan tahun 2020 harus kita tuntaskan. Satu desa satu ambulans, sudah 31 desa memiliki ambulans, sisanya dituntaskan. Baru menyelesaikan 101 kelompok WUB. Perlu dipikirkan langkah-langkahnya supaya bisa diselesaikan pada tahun 2020," tuturnya.

Acara berlangsung dengan penyampaian dan diskusi bersama. Diharapkan hal-hal yang belum tuntas tahun 2019, bisa dituntaskan tahun 2020.

(sta/humaspro) Foto: den/humaspro

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial