Pj. Sekda KLU Imbau OPD Optimalkan Penggunaan DBH-CHT Sesuai PMK

Diskominfo KLU, Tanjung - Untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) di Kabupaten Lombok Utara (KLU), Pemerintah Daerah Lombok Utara dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja bersama Kantor Bea Cukai Mataram menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sosialisasi DBH-CHT bertempat di Hotel Amarsvati Kecamatan Pemenang, Senin (18/10/2021).
 
Hadir dalam rakor tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) KLU Anding Duwi Cahyadi, S.STP, MM., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah KLU Drs. H. Raden Nurjati, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja KLU Totok Surya Saputra, SH, MH., perwakilan Kantor Bea Cukai Mataram, unsur TNI dan POLRI serta beberapa undangan dari unsur Perangkat Daerah (PD) KLU.
 
Pada kesempatan itu, Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Bea Cukai yang telah memberikan ruang kepada Kabupaten Lombok Utara untuk menerima DBH-CHT dari Pemerintah Pusat tersebut. "Kami mengucapkan terimakasih kepada Bea Cukai. Kita Kabupaten Lombok Utara walaupun penanaman tembakau tidak semasif Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur tetapi masih adalah ruang diberikan DBH-CHT ini," tuturnya.
 
Untuk memaksimalkan penggunaan DBH-CHT yang diterima pemerintah daerah saat ini, Anding mengimbau kepada seluruh OPD yang mengelola anggaran tersebut agar di dalam pelaksanaannya tetap mengacu pada Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) Nomor 7/PMK.07/2020 Tentang Penggunaan, Pemantauan, Dan Evaluasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. "Item-itemnya sudah jelas, mungkin ada petunjuknya jadi laksanakan dengan baik supaya tahun berikutnya kita mendapatkan DBH-CHT ini meningkat lagi," pungkasnya.
 
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP Totok Surya Saputra, SH, MH., selaku Ketua Panitia pada rakor tersebut melaporkan, Satpol PP KLU telah melakukan beberapa kegiatan sosialisasi terkait peraturan Perundang-undangan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) Tahun 2021 mengenai penggunaan serta pemanfaatan cukai tembakau dan pajak rokok. "Kemarin kami sudah melakukan sosialisasi melalui pemasangan baliho dan itu sudah kami lakukan di 5 titik kecamatan," jelasnya.
 
Lebih lanjut, Totok mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan terhadap rokok yang diindikasi tidak memiliki cukai yang legal. Dalam pelaksanaannya, Satpol PP KLU menggandeng Linmas di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara dengan alasan Linmas Desa lebih mengetahui sasaran atau objek yang akan didatangi. "Perlu kami sampaikan bahwa pendataan ini kami berdayakan rekan-rekan Linmas kami yang ada di seluruh desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara untuk dalam rangka mempercepat proses," katanya.
 
Sebelum melakukan operasi penegakan Perundang-undangan DBH-CHT tersebut, Satpol PP KLU dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi tatap muka dengan masyarakat dalam jumlah yang cukup banyak.
 
(Yoan)

Bupati Lombok Utara Targetkan 70 Persen Masyarakat KLU di Vaksin

Prokopim Setda KLU-Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, S.H membuka secara resmi Vaksinasi Lintas Agama yang diselenggarakan oleh Muhamadiyah Lombok Utara bertempat di Kantor PDM Muhamadiyah Dusun Lekok Desa Gondang (12/10). Hadir pula Pimpinan Daerah Muhammadiyah KLU Drs. Parthu, M.Sc, Wakapolres Lotara Kompol Setia Wijatono, S.H,Plt.Kepala Dinas Kesehatan dr.H Abdul Kadir,Plt Kepala DLHPKP H. Husnul Hadi, S.Km,Serta undangan lainnya.
 
Bupati Lombok Utara menyampaikan Vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah dalam upaya memotong rantai penularan covid 19 di Indonesia khususnya KLU. "Pemerintah sendiri menargetkan masyarakat yang divaksin harus mencapai 70 persen dari jumlah penduduk yang ada saat ini,"ungkapnya.
 
Ikhtiar kita untuk melakukan vaksinasi harus menyeluruh tidak bisa setengah-setengah dan membutuhkan partisipasi dalam rangka membebaskan masyarakat kita dari covid 19 terlebih target 70 persen sudah banyak upaya dilakukan oleh pemerintah daerah bersama Stekholder lainnya dengan rata-rata masyarakat harus tervaksin 5000 orang setiap harinya. "Semua instansi bergerak dalam hal ini termasuk Muhamadiyah yang melakukan vaksinasi lintas agama ini,"ungkapnya.
 
Covid 19 suatu virus yang tidak nampak namun dampak sangat kita lihat disekitar kita. "Terimakasih kepada pimpinan muhammadiyah yang bekerja sama dengan pimpinan pusat yang melakukan vaksinasi kepada masyarakat Lombok Utara,"ujarnya.
 
Sementara itu PDM KLU Drs H Parthu mengungkapkan vaksinasi yang dilakukan oleh jajaran Muhammadiyah di seluruh Indonesia sebagai bentuk ikhtiar dari muhamadiyah yang secara serius memutus rantai Pandemi. Covid-19 melanda kita semua sejak 2020 lalu, banyak dampak yang kita rasakan pada kehidupan masyarakat. "Dengan adanya kegiatan Vaksinasi ini nantinya terwujud target capaian yang di inginkan pemerintah bisa terpenuhi gunanya mewujudkan masyarakat bebas beraktivitas sehari-hari"jelasnya.
 
(rar) foto:rar/prokopim

LAN Launching 71 Inovasi Pemda KLU

 
Tanjung, Prokopim Setda KLU- Lembaga Administrasi Nasional (LAN) RI Melaunching Ide Inovasi Kabupaten Lombok Utara, Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Lombok utara H Djohan Sjamsu SH bersama Deputi Kajian dan Kebijakan Inovasi Admistrasi Negara LAN Dr. Tri Widodo W. U MA  yang bertempat di Aula Bupati Selasa(12/10). Nampak hadir Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara (PIAN) LAN RI, Dra. Isti Heriani, MBA, Pabung Dandim 1606 Mataram Mayor (Inf) Ibnu Haban, Para Kepala OPD KLU,serta undangan lainnya.
 
Deputi Kajian dan Inovasi Administrasi Negara (LAN RI), Dr Tri Widodo W. U MA, menyampaikan kegiatan Launching menjadi sejarah baru yang terukir di KLU sebagai  wujud kreativitas dan kerja keras kita dalam melayani masyarakat
 
"Launching Inovasi ini membuktikan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin dilakukan, sesuatu yang selama ini dirasa sulit menjadi mudah, dan yang selama ini lambat menjadi cepat,"tuturnya
 
Melalui inovasi kita berupaya menghadirkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara-cara baru. Sebagai contoh, Pelayanan Arsip Keliling, mungkin di suatu tempat pelayanan kearsipan hanya bisa dilakukan di kantor arsip, namun yang terlihat dari ide inovasi adalah dengan turun ke lapangan dan membangun kesadaran serta literasi terhadap kearsipan. Itulah sebuah gagasan yang bisa kita sebut sebagai not bussiness as usual.
 
Lebih lanjut Tri Widodo memberikan contoh lain dari inovasi yang digagas oleh Puskesmas Tanjung yaitu Ketopra TB (Ketuk Pintu Rumah Pasien TB) yang dilatar belakangi oleh masalah penyakit TB. Kalau dibiarkan akan menjadi berbahaya dengan banyaknya pasien yang tidak terdeteksi sehingga muncul cluster keluarga. Di Puskemas Tanjung, sudah berkomitmen bahwa tidak boleh satupun pasien yang terlewat untuk diketuk pintunya dan dirawat. Ini merupakan bentuk aktualisasi pelayanan publik, yang menghadirkan Negara bukan hanya sebagai semboyan ataupun tagar.
 
“Bukan hanya itu, semangat untuk pemberdayaan saya tangkap dari dinas PU yaitu inovasi Beriuk Merikek Jalan (Perbaikan Jalan dan Jembatan berbasis Peran Serta Masyarakat). Inilah yang dimaskud dengan mobilisasai dan orkestrasi. Saat ini tugas kita sebagai Pemerintah bukan hanya sebagai juru bayar, namun dituntut untuk mampu melakukan mobilisasi dan orkestrasi. Ketika kita terkendala dengan anggaran, maka solusinya kita harus berkolaborasi dengan yang lain, termasuk masyarakat”,ungkapnya
 
Dalam kesempatan itu Bupati Lombuk Utara H Djohan Sjamsu, SH. menyampaikan Launching dan Penandatanganan perjanjian untuk melakukan inovasi bagi seluruh OPD yang ada di KLU ini adalah bagian yang kita inginkan bagaimana daerah kita kedepannya lebih maju.
 
"Inovasi ini bukanlah hal yang tabu, namun suatu keharusan yang mesti dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemajuan daerah,"jelasnya
 
Dukungan dan arahan pada seluruh OPD untuk dapat melaksanaan 71 ide-ide inovasi tersebut sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan dalam rangka mengingkatkan daya saing daerah.
 
“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada LAN yang telah mendampingi segenap OPD kami. Semoga segala ikhtiar yang kita lakukan dapat meningkatkan daya saing Kabupaten Lombok Utara”, tuturnya
 
Kabupaten Lombok Utara lahir 13 tahun yang lalu memiliki angka kemiskinan yang cukup tinggi yaitu 43,14%. Dalam 10 tahun terakhir ini telah berubah menjadi 26.9%. Kami meyakini bahwa dengan adanya inovasi-inovasi ini nantinya akan dapat membawa perubahan serta inovasi menjadi pemicu semangat agar daerah kita keluar dari daerah tertinggal.
 
Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara (PIAN) LAN RI, Dra. Isti Heriani, MBA, dalam laporannya menyampaikan penyelenggaraan Laboratorium Inovasi Program Prioritas Nasional 2021 dengan tema Akselerasi Inovasi Tata Kelola Pemerintah dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah
 
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kepala Daerah Kabupaten Lombok Utara beserta jajarannya, terutama kepada Bappeda yang telah bersemangat dan berkomitmen tinggi mengawal tahapan demi tahapan. Harapannya kegiatan ini dapat segera diimplementasikan dan dikawal sehingga dapat meningkatkan indeks inovasi daerah", ungkapnya.
 
Laboratorium inovasi yang dilaksanakan di Kabupaten Lombok Utara ini merupakan Program Prioritas Nasional 2021 yang dibiayai oleh APBN bersama 3 Kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Tojo Una-Una, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan Kabupaten Sorong. Pada kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menjadi lokus pertama yang melakukan kegiatan launching inovasi. Total sebanyak 71 ide inovasi dari 27 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah dilahirkan dari Laboratorium Inovasi Program Prioritas Nasional ini. Dalam perjalanannya, LAN melalui PIAN telah melakukan pendampingan kepada Pemda KLU baik secara virtual dan klasikal sejak awal bulan April 2021.(rar)
foto:rar/prokopim

Contacts

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  +62-370-6147277
  +62-370-6147277
  +62-811-3811901 (Dinas Kesehatan)
 +62-853-3491651 (RSUD Lombok Utara)
0370-6120-052 (Sat Pol PP Lombok Utara)
 
  Jln. Tioq Tata Tunaq Tanjung

Media Sosial